SuaraBandung.Id-Jumat malam (9/12/2022) Kaesang Pangarep dan Erina Gudono menggelar prosesi adat Malam Midodareni.
Menyerahkan hantaran, Kaesang Pangarep menyambangi rumah Erina Gudono di Purwosari, Sleman, Yogyakarta didampingi kedua orang tuanya. Presiden Jokowi dan sang ibunda, Iriana.
Dalam acara Malam Midodareni ini, Kaesang Pangarep mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan keluarga besarnya. Begitupun sebaliknya pihak Erina Gudono.
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang juga kakak tertua Kaesang ditunjuk keluarga sebagai juru bicara.
Sedikit berkelakar, Gibran pun meyakinkan keluarga Erina bahwa adiknya merupakan sosok calon imam yang baik, berkomitmen terhadap pekerjaannya meski gaya bicaranya seolah tak pernah serius.
Kaesang (anak) yang nomor tiga. Anaknya memang punya image slengean, tapi hatinya bai dan bertanggung jawab, punya komitmen yang sangat baik terutama di dunia kerja,”ucap Gibran membongkar tabiat baik sang adik.
Mendengar penjelasan suami dari Selvi Ananda ini, keluarga besar Erina pun kompak tertawa dengan gaya bercanda Gibran.
Tak hanya keluarga Jokowi, pihak Erina yang diwakili kakaknya, Allen Adam Rinaldi Gudono berkesempatan juga mengenalkan keluarga besarnya.
Allen sempat menceritakan bahwa almarhum sang ayah yang merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Gajah Mada (UGM) sempat berkuliah di Amerika Serikat.
"Saya dan adik saya Erina lahir di Amerika Serikat karena waktu itu ayah saya, Pak Gudono sedang menyelesaikan kuliah S2 dan S3 di sana,"katanya.
Sebagai tanda Kaesang diterima keluarga Erina, calon mertua pengusaha Sang Pisang, Sofiatun Gudoni memberinya minum air zamzam yang berasal dari tanah suci Mekah.
Host dari acara Malam Midodareni yang berlangsung di rumah Erina, menerima keluarga Jokowi dengan dua bahasa yakni Jawa dan Indonesia.
Acara ini juga terasa sakral dengan mengusung pakem dan tata cara Jawa khas Yogyakarta.
"Tidak ada Syirik tidak ada musyrik tidak ada tahayul tidak ada klenik, upacara adat ini merupakan warisan budaya leluhur yang kita kenal dan kita banggakan untuk dilestarikan dan menyimpan sejuta pesan dan makna filosofi tersembunyi untuk kedua calon mempelai," ucapnya.
Dalam acara tersebut, Kaesang pun tidak diperkenankan untuk makan dan minum jika tak seizin Sofiatun Gudono.