bandung

Nilai Kebaikan Dibandingkan dengan Keburukan, Gus Baha Ungkap Cara Berpikir Ulama: Berpikir Positif tentang Tuhan

Suara Bandung Suara.Com
Minggu, 11 Desember 2022 | 19:29 WIB
Nilai Kebaikan Dibandingkan dengan Keburukan, Gus Baha Ungkap Cara Berpikir Ulama: Berpikir Positif tentang Tuhan
Gus Baha ungkap cara berpikir ulama terkait kebaikan dan keburukan. ((Akun instagram @gusbahaofficial))

SuaraBandung.id - Nilai dari satu kebaikan yang dilakukan oleh manusia memiliki perbandingan yang tidak sama dengan nilai dari satu keburukan yang dilakukan.

Maka dari itu, manusia hendaknya harus berpikir positif tentang Tuhan. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Gus Baha dalam satu ceramahnya.

Gus Baha pun mengungkapkan pendapat ulama terkait nilai kebaikan dan nilai keburukan yang dilakukan oleh orang Islam.

Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Al-Ghifari yang diunggah pada 10 Desember 2022, berikut ulasannya.

"Ketika kita dosa, misalnya kita dosa. Orang Islam setiap dosa itu pasti ingat, ingat salahnya terus kemudian istighfar, ungkap Gus Baha.

"Dan ketika satu kebaikan dibandingkan keburukan, itu kata semua ulama (berpendapat) karena sayyi'ah itu bernilai satu (dan) kebaikan bernilai sepuluh, itu masih untung berapa? Sembilan," Lanjut Gus Baha menjelaskan.

Gus Baha kemudian mengatakan bahwa hendaknya kita berpikir positif tentang tuhan, sebagaimana cara berpikir yang ditunjukkan oleh ulama.

"Jadi itu cara berpikir Abdul Hasan Asy-Syadzili, (tentang) kenapa kamu harus berpikir positif tentang Tuhan. Sekali berpikir tentang negatif itu bahaya betul," kata Gus Baha.

Gus Baha lalu menjelaskan cara berpikir yang keliru terkait kebaikan yang dilakukan manusia.

Baca Juga: Dihadiri Tamu VVIP, Kaesang Pangarep Tampil Gagah Bak Raja Mataram Kuno

"Misalnya begini kamu berpikir, sudah saya (kamu) jadi kyai, sujud, rukuk, ternyata saya (kamu) tetap masuk neraka, gunanya apa? Itu menurut saya kan gak punya akal," ungkap Gus Baha.

"Sujud itu satu kelaziman menghamba kepada Allah, normalnya seorang hamba itu ya sujud. Kemudian gara-gara kamu ingin masuk surga, terus logika kamu dibalik," lanjut Gus Baha menjelaskan.

Setelah itu, Gus Baha pun mengungkapkan bahwa Allah membenci orang yang berpikir dengan logika tersebut.

"Gunanya apa saya sujud, ternyata saya masuk neraka. Itu pertanyaan yang benar-benar bodoh, dan itu menjadikan Allah benci," pungkas Gus Baha.

Adapun video YouTube tersebut dapat disimak melalui unggahan berikut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI