SuaraBandung.id - Kisah anak muda bernama Tiko benar-benar menginspirasi banyak orang tentang kecintaan pada sosok sang ibu.
Sekitar 12 tahun lamanya, Tiko merawat sang ibu yang menderita orang dalam gangguan jiwa alias ODGJ.
Perhatian pada Tiko semakin besar ketika dirinya mendapat tawaran bekerja dengan gaji besar Rp 10 juta per bulannya.
Tiko beralasan bukan tidak membutuhkan uang untuk bertahan hidup, akan tetapi dia merasa bertanggung jawab untuk tetap menjaga dan merawat sang ibu bernama Eny.
Berkaca pada besarnya cinta Tiko pada sang ibu dengan menjaga dan tetap merawat, membuat semua kalangan terenyuh.
Lataran perjuangan Tiko ini berhasil viral di banyak media sosial dan pemberitaan, akhirnya sosok pemuda lugu ini banyak dicari.
Sebagian besar publik, baik individu maupun perorangan antre ingin memberikan bantuan untuk Tiko.
Publik benar-benar dibuat terkesima dan salut pada Tiko yang menolak bekerja dengan besaran gaji Rp 10 juta hanya untuk bisa mendampingi sang ibu.
Misal seperti yang dilakukan satu partai politik di Indonesia, yang juga tergerak mencari dan memberi bantuan untuk Tiko.
Baca Juga: Pertandingan Piala Gubernur 2023 Dilaksanakan di Dua Lokasi, Disini Tempatnya
Satu petinggi partai tersebut, Iqnal Shalat Sukma Wibowo mengatakan, Tiko merawat Eny Sukaesih sang ibu dengan penuh rasa cinta.
Sang iub yang mengidap depresi berat selama 12 tahun lamanya tetapi ditemani dan dijaga oleh Tiko.
Mereka saling menguatkan untuk bertahan hidup di rumah mewah, tanpa adanya listrik dan air.
"Bakti Tiko terhadap ibunya sangat kuat tidak tergoyangkan. Walaupun ada tantangan 12 tahun hidup di rumah tanpa adanya sumber listrik serta air, tetap bertahan demi sang ibu," kata Iqnal di lokasi, Minggu (15/1/2023).
Dengan kondisi Tiko saat ini, Iqnal memberi bantuan sembako, seperti beras, telur, minyak, snacks, gula, teh, kopi, susu perlengkapan mandi.
Tiko juga mendapat banyak barang lainnya untuk kebutuhan rumah tangga lainnya.
Iqnal pun menceritakan bagaimana Tiko belum lama ini menolak tawaran kerja dengan iming-iming gaji Rp10 juta.
Besarnya cinta Tiko pada sang ibu, membuat dirinya berani menolak tawaran pekerjaan tersebut.
Piliah menolak pekerjaan dengan gaji luar biasa dikatakan Tiko hanya ingin memikirkan sang ibu yang saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Duren Sawit. b