SuaraBandung.id - Kemampuan kita untuk melakukan sesuatu dalam kondisi yang terbatas, hendaknya tetap ditunaikan walaupun itu hanya sedikit.
Hal tersebut lebih baik daripada tidak melakukan sama sekali, sebagaimana yang diampaikan oleh Gus Baha dalam satu ceramahnya.
Gus Baha pun menjelaskan bahwa hendaknya jangan sampai kita sama sekali tidak melakukan sesuatu yang bisa kita lakukan, walaupun dalam kondisi terbatas.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube SANTRI ONLINE SHORTS yang diunggah pada 16 Januari 2023, berikut ulasannya.
"Kalau bisanya sedikit, ya sedikit itu lakukan, jangan tidak sama sekali," ungkap Gus Baha.
"Jadi misalnya ada orang berwudhu, adanya cuma air segelas, untuk tangan tidak cukup, untuk kaki juga tidak cukup, ya wudhu wajahnya saja, yang lainnya ditunda. Nanti Allah memaklumi karena memang cukupnya hanya untuk wajah, ya wajah saja," lanjut Gus Baha menjelaskan.
Gus Baha kemudian memberikan satu contoh, yaitu ketika seseorang hanya mampu membayar sebagian dari utang yang dimilikinya.
"Ada orang punya utang 10 juta, kalau cuma bisa bayar sejuta, ya bayar dulu sejuta, jangan tidak membayar sama sekali. Tetap lumayan kan bagi yang dibayar, jadi berkurang sejuta, jangan kemudian tidak sama sekali," kata Gus Baha.
Gus Baha lalu mengingatkan bahwa keharusan kita memenuhi syarat-syarat tertentu hendaknya tidak disalah artikan.
Baca Juga: PT GNI Milik Siapa? Bentrokan Maut WNI vs WNA hingga Tewaskan 2 Karyawan
"Orang itu salah kaprah, pokoknya jika tidak mampu, maka tidak sama sekali. Menikahi perempuan itu syaratnya cantik, nasabnya baik, penurut dan baik, tapi kalau tidak bisa empat sifat itu maka seadanya saja," ucap Gus Baha.
"Siapa saja yang mau, jangan kemudian tidak menikah. Pokoknya yang 'tidak sama sekali' itu nggak boleh," pungkas Gus Baha.