"Sakit kepala sudah berkali-kali lipat. Muntah-muntah, di bagian perut udah parah," ucap Aji di kanal Youtube berjudul "ANAK GW UDAH MENINGGAL 8HARI DALAM KANDUNGAN & GW GAK ADA BIAYA BUAT OPERASI ".
"Tapi itu masih gue (minta istri) tahan. Gue tau itu bahaya, gue tau itu bohong."
"Gak apa-apa, kamu kuat kok," katanta mengingat momen tersulit.
"Padahal nggak bisa sebenarnya. Gue nggak ada jalan lain," ucap Aji.
Kemudian haru berganti masuk ke hari ketujuh. Aji Yusman sangat bersyukur Allah memberinya jalan.
Dia mendapat kabar dari seorang kerabatnya. Saat itu Aji ditawari untuk segera membawa istrinya ke sebuah rumah sakit swasta dan segera ditangani.
Kemudian setiba di rumah sakit, ternyata istri Aji masih belum bisa langsung ditangani.
"Jadi kita sampai rumah sakit yang teman gue itu, jam setengah 4 sore kita sampai."
"Gue nggak ketemu sama dokter obgyn-nya sampai jam 5 pagi besoknya."
"Itu hanya bidan dan timnya. Kita masuk setengah 4 sore (di IGD), baru dapat dapat kamar perawatan itu jam 11," kata Aji Yusman.
Kemudian pada hari kedelapan, Aji mendapati istrinya sedang merasakan kesakitan teramat sangat, yang ternyata sedang kontraksi hebat.
Kemudian tidak lama dari kejadian itu, jasad bayi di dalam rahim sang istri keluar sendiri melalui proses persalinan normal.
"Belum ketemu dokternya. Sampai jam 5 pagi. Setengah 6 seperti orang mau lahiran. Begitu dicek, udah pembukaan 4. Normal bro. Setengah 7, keluar (lahir). Kayak bentuk paket bro," ucap Aji Yusman bercerita. (*)