Lanjut UAH menjelaskan karena sebab itulah, Allah Swt kemudian memberikan keutamaan-keutamaan dan penegasan-Nya dalam Al-Qur'an serta hadist-hadist yang disampaikan Rasulullah Saw.
Sebagaimana lanjutan ayat diatas:
Artinya: "Maka jangan kamu menganiaya didalamnya (telah masuk bulan-bulan mulia itu) diri kalian sendiri..."
"Dalam lanjutan ayat 36 surah At-Taubah tersebut, Allah Swt menegaskan pesan yang kuat agar jangan sampai kita berbuat zalim pada bulan mulia itu." ungkap UAH.
UAH menambahkan sebagaimana tafsir yang diterangkan oleh sang Turjumanil qur'an (penafsir Al-qur'an yang dikukuhkan langsung oleh Nabi Saw) yaitu Ibnu Abbas Ra:
"Penegasan ayat ini memberi kesan orang yang meningkatkan ibadah akan dilipat gandakan pahalanya, begitu pula yang sengaja berbuat maksiat akan berlipat pula dosa untuknya."
Seperti itulah keuntungan atau kerugian orang yang melakukan suatu perbuatan di bulan Rajab ini.
Kembali UAH menegaskan bahwa bulan ini adalah bulan tempat berlatih kita menunaikan amalan-amalan mulia dan menjauhi segala bentuk larangan-Nya.
"Karena ayat tersebut tegas mengatakan dalam bentuk larangan." Jelas UAH.
Baca Juga: Hasil Liga Jerman: Nasib Sial Werder Bremen Dibobol 7 Gol Koln
Adapun penjelasan selengkapnya dari Ustad Adi Hidayat dapat disimak melalui unggahan berikut ini (*)