SuaraBandung.id – Memasuki Bulan Rajab, umat Islam seperti mendapat durian runtuh.
Setidaknya para ulama banyak menyarankan agar melakukan empat amalan berikut selama Bulan Rajab.
Para ulama menjelaskan, pahala dari banyak ibadah yang dilakukan dalam Bulan Rajab, seperti mendapat durian runtuh.
Artinya jika kamu sampai melewatkannya, maka tergolong dalam orang-orang yang merugi.
Dalam banyak literasi, Bulan Rajab masuk dalam kalender Islam hitungan Hijriah.
Umat Islam meyakini, Bulan Rajab adalah masuk dalam empat bulan haram, sama keutamaannya seperti Dzul Qa’dah, Dzulhijjah, serta Muharram.
Dalam penanggalan Hijriah, bulan Rajab adalah hitungan bulan ketujuh.
Diyakini para ulama, bulan tersebut sangat dimuliakan banyak malaikat, terlebih ketika menyambutnya dengan banyak membaca tasbih dan tahmid.
Nah selain itu, satu di antara amalan paling banyak dilakukan adalah puasa atau shaum sunnah.
Baca Juga: Terjadi Penembakan Massal di AS Setelah Perayaan Tahun Baru Imlek, 10 Orang Tewas
Selain puasa, umat Muslim juga sangat dianjurkan memperbanyak amalan ibadah.
Disarikan bandung.suara.com, berikut adalah amalan bulan rajab selain puasa yang bisa kamu amalkan.
1. Shalat Malam
Ada beberapa shalat (salat-KBBI) sunnah yang dianjurkan. Di antaranya adalah salat malam pada hari Jumat di pekan pertama bulan Rajab.
Kemudian ada shalat malam Nisfu Rajab yang jatuh pada tanggal 15 Rajab, dan juga shalat malam 27 Rajab.
2. Perbanyak Istighfar
Di Bulan Rajab juga banyak dimanfaatkan untuk bertaubat. Taubat yang dilakukan di antaranya memperbanyak istighfar, yakni minimal tiga kali dibacakan setelah salat wajib.
Amalan bacaan istighfar sesuai dengan amalan seperti hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari yakni seperti di bawah ini:
Allahumma anta rabbi, laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa ana ‘abduka, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, wa a’uudzubika min syarri maa shana’tu, abu’u laka bi ni’matika ‘alayya wa abuu’u laka bi dzanbi faghfirlii innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.
Artinya: “Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, tidak ada sesembahan yang hal kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku sedag aku adalah hamba-Mu, dan aku di atas ikatan janji-Mu (yaitu selalu menjalankan peranjian-Mu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku.
Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku, dan aku mengakui dosaku pada-Mu maka ampunilah aku. Sesungguhnya, tiada yang bisa mengampuni segala dosa kecuali Engkau.” (HR. Bukhari)
3. Mengeluarkan Sedekah
Kemudian, yang juga sangat dianjurkan dalam Bulan Rajab adalah memperbanyak sedekah.
Melansir dari situs NU Online, kamu akan terbebas dari api neraka hanya dengan memperbanyak bersedekah pada bulan Rajab.
Hal tersebut tertulis jelas dalam hadis Rasulullah SAW yang bunyinya sebagai berikut:
“Barang siapa bersedekah pada Rajab, maka Allah SWT akan menjauhkannya dari api neraka, sejauh jarak tempuh burung gagak yang terbang bebas dari sarangnya hingga mati karena tua.”
4. Baca Sholawat dan Doa
Kemudian kamu juga bisa memperbanyak shalawat dan doa. Amalan tersebut merupakan amalan baik yang juga sangat dianjurkan pada bulan Rajab.
Sebagaimana Firman Allah SWT dalam Alquran surat Al Ahzab ayat 56 yang bunyinya sebagai berikut:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
Sedangkan doa yang dianjurkan adalah membaca doa yang bisa dibaca pada bulan Rajab yakni seperti di bawah ini.
Allahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya’baana wa ballignaa ramadhona
Artinya: “Ya Allah berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadan.”
Dengan demikian tidak ada alasan untuk kamu masuk dalam golongan orang merugi. Insya Allah. (*)