SuaraBandung,id - Nikah di KAU pernah menjadi trend memang di beberapa bulan yang lalu, bahkan hingga saat ini.
Namun ternyata bukan karena alasan ekonomi yang menjadikan pasangan muda memilih nikah di KUA melainkan karena beberapa alasan berikut.
Pertama, mereka mengungkapkan adanya pengalaman yang kurang nyaman ketika melihat seseorang duduk seharian di altar pernikahan.
"Waktu itu sih ngomong aja mau nikah tapi cuma di KUA karena punya pengalaman.'
"Waktu nikahan kakak ngeliatnya capek banget seharian duduk 'dipajang'"
"Dan salaman sama orang yg ga kenal kayanya agak aneh yah," tulis akun twitter @odongpejj dan dikutip oleh bandung.suara.com pada Rabu (1/2/2023).
Kedua, pasangan pengantin memiliki pandang bahwa nikah di KUA lebih simple atau sederhana karena tujuannya untuk meresmikan hubungan.
"Tanpa resepsi, hanya upacara wiwaha di pura. Dihadiri keluarga Inti."
"Dan teman yang sangat dekat saja. Disaksikan petugas catatan sipil untuk pencatatan nikah."
Baca Juga: Pengantin Baru, Kiky Saputri Bocorkan Malam Pertama: Aku Dihajar Bertubi-tubi Tanpa Perlawanan
"Yang penting sah secara agama dan negara" tulis akun twitter @KetikHarry dikutip pada tanggal yang sama.
Ketiga, keadaan Indonesia yang dilanda pandemi Covid-19 sehingga adanya keterbatasaan izin untuk mengadakan acara yang didatangi banyak orang.
"Nikah di KUA tahun 2020 karena lagi pandemi, sampe tamu2 zoom pada ngira kita org betawi gegara backgroundnya ondel2" tulis @khansaga pada Rabu (1/2/2023).
Demikian, sejumlah alasan yang melatar belakangi pasangan muda berbondong-bondong nikah di KUA. (*)