SuaraBandung.id - Presiden Colombia Universty, Deris Nagara, seorang pemuda asal Ciamis yang kini berhasil membangkan nama Indonesia di kancah Internasional.
Namanya belakangan ini, sedang asyik berkeliaran di berbagai media Indonesia. Prestasi yang berhasil Deris Negara ukir, kiranya mampu membuat masyarakat Indonesia ikut bangga dengan pencapaiannya.
Namun siapa sangka, pemuda asal Ciamis itu selain telah menjadi President BEM Colombia Universty, ia juga berhasil terpilih sebagai kandidat President ASEAN-Korea Alumni Network mewakili negara asalnya, Indonesia.
Deris Nagara membagikan kisah tersebut melalui akun instagram pribadinya @derisnegara pada Kamis (2/2/2023) perihal perjalanan panjang yang ia lalui dari 2020 hingga 2023.
Kisah teesebut Deris Nagara mulai dengan bagaimana bisa namanya terpilih oleh Kemntrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan organisasi besar ASEAN sebagai wakil dari negara Indonesia pada The 9 ASEAN-Korea Frontier Forum 2020 di Busan, Korea Selatan.
Terbangnya Deris Negara ke Negeri K-pop tersebut nyatanya membawa kabar baik sebab ia terlipih untuk bisa pulang membawa penghargaan terbaik sebagai delegasi terbaik.
"Alhamdulillah membawa penghargaan pertama dan terbaik untuk Indonesia dalam Model ASEAN-Korea Summit 2020 yaitu Best Delegate di Socio-Cultural Committee dalam topik "Implementing Strategy on Human and Cultural Exchanges to promote Amicable Relationship between ASEAN-Korea," tulis Deris. Dikutip dari instagram @derisnagara oleh bandung.suara.com pada Jumaat (3/2/2023).
Sebagai peraih gelar delegasi terbaik, tentu saja Deris banyak menyampaikan berbagai aspirasinya dalam ranah sosial budaya. Sebab ia paham bahwa sudah pasti setiap negara memiliki program dan kebijakan yang berbeda namun ia menekankan perlunya fokus yang sama.
Maka dia angkat suara tentang pandangannya terhadap aspek-aspek yang harus di prioritaskan oleh negara untuk menciptakan kondisi sosial budaya yang kondusif.
Baca Juga: Jadwal Persib Bandung Bulan Februari, Hadapi Lawan Berat untuk Pertahankan Posisi Puncak
"Saya juga mengusulkan 5 poin pembahasan yang fokus pada pemberdayaan masyarakat sipil, pembentukan Komunitas ASEAN-ROK sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat, pemberdayaan pariwisata lokal, promosi ASEAN-ROK, serta melakukan pendekatan interaktif," ucap pemenang Delegasi terbaik itu.
Nampaknya kontribusi yang bisa disalurkan Deris Nagara pada perkembangan negara-negara itu, tidak berhenti di tahun tersebut sebab ia melanjutkan sumbangsih nya bahkan hingga 2021.
Deris Nagara memborong berbagai penghargaan bahkan meraih juara kedua dalam kompetisi Debat.
"The 2nd Place at ASEAN-Korean Debate Championship: Culture and Society Sector 2020, Top 10 ASEAN-Korea Youth Startup Challenge 2020, dan Honorable Mention at ASEAN-Korea Political Security Forum 2021," sambung pemuda itu. (*)