SuaraBandung.id – Fitri Salhuteru memberikan komentar menohok pada keluarga Brigadir J mengenai kenaikan pangkat.
Seperti diketahui, keluarga Brigadir J menginginkan pangkat anaknya naik dari Brigadir menjadi Aipda Anumerta.
Tidak hanya itu, keluarga Brigadir J pun meminta rumah penembakan anaknya dijadikan museum.
Atas keinginannya tersebut, Fitri Salhuteru pun memberikan komentar menohok di kolom komentar Instagram @nikitamirzanimawardi_172.
Fitri Salhuteru mengungkapkan bahwan saking ambisiusnya sampai lupa diri dan lupa daratan.
“Manusia sering merasa kurang, Inginnya memiliki/mendapatkan lebih dari yang sudah ada. Punya satu, ingin punya dua. Punya dua, ingin punya tiga. Begitu seterusnya. Saking ambisiusnya mendapatkan lebih dari yang telah ada, sampai lupa diri dan lupa daratan, bahkan lupa Allah,” tulisnya, dikutip dari kolom komentar Instagram @nikitamirzanimawardi_172, Minggu (19/2/2023).
Sahabat Nikita Mirzani itu, bahkan mengesankan orang tua Brigadir J lupa bersukur dengan keadilan yang telah dikabulkan.
“Terlalu sibuk menginginkan lebih dari yang didapat bahkan untuk sesuatu yang bukan kebutuhan. Dalam kasus ini terlebih orang yg sedang di mintakan jabatan sudah meninggal, kesan sekarang orang tua J lupa bersyukur kepada Allah bahwa keadilan yang mereka mau sudah di kabulkan. Bukan kan lebig baik mendoakan agar alm tenang,” lanjutnya.
Terakhir, Fitri Salhuteru pun berpesan bahwa simpati yang tulus itu memang harus, dan jangan memberikan simpati karena dukungan ektrem.
Baca Juga: Kena 'Jebakan Batman' Partai Ummat, Anies Baswedan Kini Resmi Jadi Bapak Politik Identitas
“Semoga belajar dari sini, bahwa simpati yg tulus itu memang harus dari mereka yg tulus mohon keadilan. Belajar jangan memberikan simpati karena eforia/dukungan ekstrem melebihi kewajaran, salah sedikit simpati menjadi benci.” Pungkasnya.
Sumber: Instagram @nikitamirzanimawardi_172