bandung

Fitri Salhuteru Beri Komentar Menohok pada Keluarga Brigadir tentang Kenaikan Pangkat: Kesannya Orang Tua Brigadir J Lupa Bersyukur

Suara Bandung Suara.Com
Minggu, 19 Februari 2023 | 10:00 WIB
Fitri Salhuteru Beri Komentar Menohok pada Keluarga Brigadir tentang Kenaikan Pangkat: Kesannya Orang Tua Brigadir J Lupa Bersyukur
Fitri Salhuteru memberikan komentar menohok pada keluarga Brigadir J mengenai kenaikan pangkat. (Rena Pangesti/Suara.com)

SuaraBandung.idFitri Salhuteru memberikan komentar menohok pada keluarga Brigadir J mengenai kenaikan pangkat.

Seperti diketahui, keluarga Brigadir J menginginkan pangkat anaknya naik dari Brigadir menjadi Aipda Anumerta.

Tidak hanya itu, keluarga Brigadir J pun meminta rumah penembakan anaknya dijadikan museum.

Atas keinginannya tersebut, Fitri Salhuteru pun memberikan komentar menohok di kolom komentar Instagram @nikitamirzanimawardi_172.

Fitri Salhuteru mengungkapkan bahwan saking ambisiusnya sampai lupa diri dan lupa daratan.

“Manusia sering merasa kurang, Inginnya memiliki/mendapatkan lebih dari yang sudah ada. Punya satu, ingin punya dua. Punya dua, ingin punya tiga. Begitu seterusnya. Saking ambisiusnya mendapatkan lebih dari yang telah ada, sampai lupa diri dan lupa daratan, bahkan lupa Allah,” tulisnya, dikutip dari kolom komentar Instagram @nikitamirzanimawardi_172, Minggu (19/2/2023).

Sahabat Nikita Mirzani itu, bahkan mengesankan orang tua Brigadir J lupa bersukur dengan keadilan yang telah dikabulkan.

“Terlalu sibuk menginginkan lebih dari yang didapat bahkan untuk sesuatu yang bukan kebutuhan. Dalam kasus ini terlebih orang yg sedang di mintakan jabatan sudah meninggal, kesan sekarang orang tua J lupa bersyukur kepada Allah bahwa keadilan yang mereka mau sudah di kabulkan. Bukan kan lebig baik mendoakan agar alm tenang,” lanjutnya.

Terakhir, Fitri Salhuteru pun berpesan bahwa simpati yang tulus itu memang harus, dan jangan memberikan simpati karena dukungan ektrem.

Baca Juga: Kena 'Jebakan Batman' Partai Ummat, Anies Baswedan Kini Resmi Jadi Bapak Politik Identitas

“Semoga belajar dari sini, bahwa simpati yg tulus itu memang harus dari mereka yg tulus mohon keadilan. Belajar jangan memberikan simpati karena eforia/dukungan ekstrem melebihi kewajaran, salah sedikit simpati menjadi benci.” Pungkasnya.

Sumber: Instagram @nikitamirzanimawardi_172

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI