“Aku niat shalat tarawih empat/dua rakaat (makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
Shalawat Shalat Tarawih
Baca juga sebanyak-banyaknya:
Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinna Muhammad
“Ya Allah karuniakanlah kesejahteraan atas junjungan kita Nabi Muhammad.”
Doa Sesudah Shalat Tarawih
Setelah menuntaskan shalat tarawih ada baiknya kita juga berdoa kepada Allah SWT, berikut doanya:
Allahumma innaa nas’aluka iimaanan daaimaan, wan’asaluka qalban khaasyi’an, wanas’aluka ‘ilman naafi’an, wanas’aluka yaqiinan shaadiqon, wanas’aluka ‘amalan shaalihan, wanas’aluka diinan qayyiman, wanas’aluka khairan katsiran, wanas’alukal ‘afwa wal’aafiyata, wanas’aluka tamaamal ‘aafiyati, wanas’alukasyukra ‘alal ‘aafiyati, anas’alukal ghinaa’a ‘aninnaasi.
Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusy-syu’anaa watadhorru’anaa wata’abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin.
Washallallaahu ‘alaa khairi khalqihi muhammadin wa’alaa aalihi washahbihi ajma’iina, walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiina.
"Wahai Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu', kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia."
"Wahai Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu'an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, Wahai Allah Wahai Allah Wahai Allah Wahai Dzat yang Paling Penyayang diantara para penyayang. Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baiknya makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.
Shalat Witir
Shalat witir biasanya dilakukan setelah shalat Tarawih. Meski memiliki hukum sunnah yakni jika tidak dilakukan tidak apa-apa, namun shalat witir ini sangat dianjurkan.
Dalam sejarahnya, hadist menyebutkan:
Yaa ahlal-qur’aani autiruu fa innallaaha witrun yuhibbul witra
“Hai para ahli Al-Qur’an, kerjakanlah shalat witir sebab Tuhan itu Tunggal (Esa). Dan dia suka kepada bilangan witir (ganjil).”
Pengerjaan shalat witir ialah saat setelah shalat isya sampai terbit fajar, dan biasanya shalat witir itu disambungkan dengan shalat tarawih. Rakaat dalam shalat witir diharuskan ganjil yaitu 1, 3, 5, 7, 9 dan 11.
Jika memilih melakukan lebih dari 3 rakaat, boleh dilakukan dua rakaat satu salam, kemudian terakhir satu rakaat dengan satu salam. Jangan kamu kerjakan shalat witir lebih dari 11 rakaat. Sebab dari Aisyah ra menyebutkan:
“Tidaklah pernah Nabi SAW shalat malam (witir) melebihi 11 rakaat.”
Ushallii sunnatan witri tsalatsa rak’atan lillaahi ta’aalaa
“Aku niat shalat sunnah witir tiga rakaat karena Allah ta’ala.”
Doa Sesudah Shalat Witir
Allahumma innaa nas'aluka iimaanan daaimaan, wan'asaluka qalban khaasyi'an, wanas'aluka 'ilman naafi'an, wanas'aluka yaqiinan shaadiqon, wanas'aluka 'amalan shaalihan, wanas'aluka diinan qayyiman, wanas'aluka khairan katsiran, wanas'alukal 'afwa wal'aafiyata, wanas'aluka tamaamal 'aafiyati, wanas'alukasyukra 'alal 'aafiyati, anas'alukal ghinaa'a 'aninnaasi.
Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusy-syu'anaa watadhorru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin. washallallaahu 'alaa khairi khalqihi muhammadin wa'alaa aalihi washahbihi ajma'iina, walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina.
“Wahai Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu', kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia.
Wahai Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu'an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, Wahai Allah Wahai Allah Wahai Allah Wahai Dzat yang Paling Penyayang diantara para penyayang. Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baiknya makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.” (*/Raissa Putri Giani)
Sumber: Youtube Kajian Online Baleendah