SuaraBandung.id – Proses hukum kasus penganiayaan terhadap David Ozora Latumahina terus berlanjut. Pada Jumat, 10 Maret 2023, Mario Dandy Satrio menjalani reka adegan penganiayaan.
Tak hanya Mario Dandy, tersangka lain, Shane Lukas turut serta dalam proses reka adegan. Hanya AG yang tidak hadir dan perannya digantikan oleh pemeran pengganti.
Reka adegan tersebut dilakukan di Perumahan Green Permata Boulevard, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sejumlah polisi diturunkan untuk mengamankan area reka adegan.
Ayah korban David, Jonathan Latumahina mengunggah video reka adegan di akun Twitter miliknya, @seeksixsuck. Jonathan mengaku bahwa ia mendapat video tersebut dari rekannya yang hadir pada proses reka adegan.
Jonathan juga mencuitkan, “Udah bisa nunduk ya, coba dongak lagi kepalanya, pengen lihat.” Dalam video yang ia unggah, Mario Dandy terlihat menunduk sambil digandeng oleh dua polisi.
Netizen pun mengomentari video tersebut. “Penyesalan datang setelah tiba-tiba melarat dan tidur di balik jeruji. Aduh, sakitnya,” ujar akun @ang*******812.
Selain netizen yang geram dengan perbuatan Mario Dandy, banyak juga yang mendoakan kesembuhan David.
“Saat ini melangitkan doa untuk kesembuhan Mas David adalah hal yang utama. Lekas sembuh, Mas David,” cuit akun @dav********n17.
Video reka adegan pada akun @seeksixsuck sudah ditonton oleh banyak orang. Jumlah view-nya saat ini sudah mencapai empat puluh satu ribu dengan lebih dari seribu likes. (*/Alina)
Sumber: Twitter @seeksixsuck dan Artikel yang telah diterbitkan oleh suara.com berjudul Sebelum Menganiaya, Mario Dandy Sempat Ajak Duel David Tapi Ditolak