SuaraBandung.id - Menabur bunga di kuburan saat berziarah, memang seolah menjadi budaya di Indonesia bagi umat muslim.
Meskipun ternyata pada zaman nabi, menabur bunga di kuburan seseorang tidaklah ada.
Berdasarkan cerita dari Buya Yahya, pada zaman itu Rasulullah mematahkan pelepah kurma menjadi dua.
Lantas mencapkan pelepah tersebut ke kubur orang yang disiksa.
“Kemudian Nabi menancapkan setiap kubur satu belahan, lalu Rasulallah mengatakan semoga Allah akan meringankan siksa kepada dua mayat yang di kubur selagi dia belum kering,” ungkap Buya Yahya, seperti dikutip pada hari Rabu (15/3/23).
Bahkan salah satu sahabat Nabi Buraidah berwasiat dan mengatakan, “kalau aku meninggal, tolong ambilkan pelepah kurma dan tancapkan agar Allah meringankan siksa kalau saya punya dosa,” ungkap Buya Yahya.
Itulah kenapa tak masalah apabila kita meletakkan pelepah kurma seperti yang dicontohkan Nabi di kubur seseorang, karena menurut Buya Yahya, semua yang ada dibumi dari bebasahanya itu bertasbih.
“Sebab tasbihnya, mayat menjadikan tenang. Sehinnga rumput-rumput yang di atas kubur pun makhruh untuk kita cabut. Maka kalaupun membersihkan jangan terlalu besih, biarkan ada rumput biarkan dia bertasybih," jelas Buya.
Lalu, bagaimana hukumnya menebar bunga di atas kuburan seseorang menurut Islam?
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Burundi, Thomas Doll Pilih Bungkam Enam Pemainnya Dipanggil Shin Tae-yong
Buya mengatakan bahwa bunga-bunga bisa saja memiliki makna seperti pelepah kurma di zaman Rasulullah, karena bersifat segar.
Namun, yang menjadi himbauan Buya Yahya dari menebar bunga tersebut ialah bentuk tiruan orang non-muslim yang ada, ketika menabur bunga.
“Upayakan jangan sapai niru gaya-gaya orang non-muslim. Karena itu hanya menabur bunga ya selesai, niatnya semoga bunga ini lagi basah, dapat meringankan ketika ada dosa dari siksanya,” jelasnya.
Jadi hal-hal semacam ini, boleh dikatakan bisa dilakukan asalkan tidak mengandalkan napsu saja.
Namun kalau pun berziarah kubur tanpa bunga juga tak masalah, yang penting istighfarnya lancar dan doanya yang banyak. (*/Alina)
Sumber: YouTube Zhafran Channel