SuaraBandung.id – Bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat bagi umat Muslim saling berlomba-lomba dalam beramal saleh.
Sebab, Allah SWT telah menjanjikan pahala yang besar bagi setiap amal kebaikan yang dilakukan di bulan suci ini.
“Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa yang tidak mendapatkan kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang atau terjauhkan (dari kebaikan),” (HR. Ahmad).
Lalu, bagaimana cara kita mengetahui amal saleh yang dilakukan telah diterima oleh Allah SWT, apa saja tanda-tandanya?
Dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, menurut Buya Yahya, tanda amal saleh diterima oleh Allah adalah ketika kita rindu dan senang untuk melakukannya lagi.
“Tapi kalau tidak diterima (amal salehnya), orang itu jadi malas. Allah maknawi tiba-tiba dibikin malas. Maka, tanda amal diterima oleh Allah, dia akan semakin kuat kerinduannya untuk melakukan kebaikan serupa,” ujarnya.
Buya Yahya menambahkan bahwa Rasa senang yang didapatkan dari melakukan kebaikan tidak bisa dibayangkan.
Sehingga, hal itu menjadi dorongan yang kuat bagi kita untuk terus berbuat baik dan memperbaiki diri.
Namun yang lebih penting dari rasa senang adalah niat tulus dan ikhlas dalam melakukan amal saleh.
Baca Juga: Masuki Pasar USA, Stray Kids Akan Tampil di Talkshow 'Jimmy Kimel Live!'
Jika kita hanya ingin mendapatkan pujian atau hadiah dari manusia, maka kebaikan yang kita lakukan akan kehilangan maknanya dan tidak akan diterima oleh Allah.
Untuk itu kata Buya Yahya, berusahalah untuk memperbaiki diri dan meraih rahmat Allah dengan melakukan amal yang tulus. (*)