bandung

Berikut Tindak Lanjut dari Video Viral Penganiayaan Seorang Ayah Pukuli Anaknya dengan Ranting Kayu di Sulawesi Tenggara

Suara Bandung Suara.Com
Rabu, 29 Maret 2023 | 22:10 WIB
Berikut Tindak Lanjut dari Video Viral Penganiayaan Seorang Ayah Pukuli Anaknya dengan Ranting Kayu di Sulawesi Tenggara
Tindak lanjut video viral penganiayaan seorang anak oleh ayah kandungnya di Sulewesi Tenggara. (Facebook/Santix Mahlil)

SuaraBandung.id - Tindak lanjut video viral penganiayaan seorang ayah pukuli anaknya dengan ranting kayu di Sulawesi Tenggara, diungkap oleh seorang warganet di Facebook.

Dengan menuliskan kronologi kejadian penganiayaan, akun bernama Santix Mahlil itu menyertakan beberapa potret tindakan dari beberapa pihak yang bersangkutan.

Seperti Anggota Polsek Poleang, Pemerintah Kecamatan Tontonunu, Kepala Desa Watumelomba, Babinsa, serta tentunya korban yang bernama Alif Saputra (10) dan ayahnya yang melakukan penganiayaan, Taming (43).

"Mohon ijin Komandan. Melaporkan pada hari Sabtu tanggal 25 Maret 2023 sekitar pukul 10.00 Wita. Bertempat di Desa Watumelomba Kec. Tontonunu Kab. Bombana Anggota Polsek Poleang bersama Pemerintah Kec. Tontonunu mendatangi korban Penganiayaan Terhadap anak yang vidionya Viral di media sosial," tulis Santix Mahlil, Selasa (28/3/2023).

Tindak lanjut video penganiayaan seorang anak oleh ayahnya di Sulawesi Tenggara. [Facebook  Santix Mahlil]
Tindak lanjut video penganiayaan seorang anak oleh ayahnya di Sulawesi Tenggara. (sumber: Facebook Santix Mahlil)

Dalam keterangan tersebut, disebutkan pihak-pihak yang hadir di antaranya adalah Camat Tontonunu, Muhiddin, S.IP, Sekcam Tontonunu, Muh. Untung Anwar, SE.MM., Kades Watumelomba, Kisma, A.Ma, Bhabinkamtibmas Polsek Poleang, Bripda Ayeb Alif Pashab, Babinsa Koramil Poleang, Serda Haruna, Kanit Reskrim Polsek Poleang, Bripka Ahmdan Musay.

Untuk kejadian penganiayaan itu, dikatakan terjadi pada hari Rabu (22/3/2023) di Desa Watumelomba, Kec. Tontonunu, Kab. Bombana, Sulawesi Tenggara.

Usai viral, pihak-pihak tersebut segera mengunjungi korban dan tersangka yang hubungannya antara anak dan ayah, di mana sang ayah ternyata pernah alami gangguan kejiwaan.

Hingga tindak lanjut yang dilakukan adalah dengan cara pembinaan kepada orang tua, supaya tidak mengulangi perbuatan pemukulan kepada sang anak lagi nantinya.

Dan perawatan terhadap korban oleh perawat Desa Watumelomba. (*)

Baca Juga: Orangtua, Kenali 5 Manfaat Luar Biasa Mengajak Anak Liburan Bersama!

Sumber: Facebook Santix Mahlil

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI