SuaraBandung.id - Dalam Islam, pernikahan dianggap sebagai ikatan yang sakral antara suami dan istri, di mana keduanya memiliki hak dan kewajiban yang sama pentingnya.
Suami dan istri harus saling mendukung, menghormati, dan mengasihi satu sama lain agar rumah tangga yang dijalani dapat menjadi sumber kebahagiaan dan keberkahan bagi keduanya.
Namun, dalam menjalani hidup berumah tangga tentu tidak luput dari ujian dan cobaan. Terkadang ada rasa curiga dan prasangka terhadap pasangan. Sampai kita seorang suami memberanikan diri untuk memeriksa telepon genggam istri atau sebaliknya, misslnya seperti itu.
Meskipun semata-mata karena rasa prihatin atau takut kehilangan, namun apakah kita berhak melakukannya?
Dalam Islam, setiap pasangan suami istri memiliki hak dan kewajibannya masing-masing. Ustadz Abdul Somad menjelaskan setidaknya ada 5 hal yang yang harus dipenuhi oleh suami terhadap istri: Makan, pakaian, tempat tinggal yang layak sesuai kemampuan, pendidikan dan perhatian.
Nafkah
Suami berkewajiban untuk memberikan nafkah yang mencukupi kepada istri dan keluarganya. Nafkah mencakup lahir dan bathin serta kebutuhan dasar seperti makan, minum, pakaian, tempat tinggal, termasuk perawatan kesehatan dan hubungan seksual yang baik dan halal.
Pendidikan
Suami harus mendukung dan mendorong istri untuk belajar, berkembang, dan memperoleh pendidikan yang layak. Membimbing istri dalam mempelajari ilmu agama.
Baca Juga: Cat Rambut Dipakai si Penipu! Ustadz Abdul Somad Ungkap Hal Ini
Perhatian
Suami harus memperlakukan istri dengan penuh kasih sayang dan memuliakannya. Suami juga harus menghargai dan menghormati istri sebagai seorang wanita yang memiliki hak dan martabat yang sama dengan suami. Suami harus memperlakukan istri dengan cara yang baik dan adil, tanpa melakukan kekerasan atau perlakuan kasar.
Jadi, sebagai seorang suami boleh dan berhak memeriksa HP istri, sebab suami adalah pemimpin dalam rumah tangga yang harus melindungi istri dan keluarganya dari segala macam ancaman dan bahaya, baik fisik maupun psikologis.
Sedangkan seorang istri, berhak menanyakan dan mengajak bicara baik-baik kepada suami. Karena pada dasarnya seorang suami adalah pemimpin dalam rumah tangga dan istri harus taat pada suaminya. (*)
Sumber: YouTube Para Pejalan