Kami pun melanjutkan perjalanan, dan pada akhirnya sampai di rumah kakek.
Tak terduga perasaan senang pun tercipta, aku peluk mereka, rasanya bahagia sekali.
Kemudian aku dan orang tua bisa merasakan berpuasa dengan keluarga besar seperti waktu kecil.
Saat malam jelang Idul Fitri, takbir berkumandang, kita menyiapkan makanan untuk besok hari.
Kakek dan Ayah nampak menata ruang, aku membantu ibu, tante dan nenek membuat makanan.
Kami berencana membuat opor ayam dan keripik. Suasan Bandung nan asri ini mendukungku untuk terus bersemangat.
Pagi hari jelang sholat ied, ibu dan tante nampak sibuk memasak, sedangkan sepupuku masih saja tidur.
Lalu, kita bergegas ke Masjid untuk menunaikan sholat ied kemudian dilanjutkan dengan saling memaafkan.
Akhirnya, momen bahagia yang kudambakan tercipta saat Hari Raya Idul Fitri 1444 H.
Baca Juga: Badminton Asia Championships 2023: Anthony Ginting Melaju ke Final
Tak ketinggalan juga aku dapat banyak seklai THR, sekian dan terima kasih ceritaku kali ini.(*)