Wamenkeu Juda Agung: Batas Defisit APBN 3 Persen Harga Mati

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 10 Februari 2026 | 15:58 WIB
Wamenkeu Juda Agung: Batas Defisit APBN 3 Persen Harga Mati
Wamenkeu Juda Agung, pada Selasa (10/2/2026) mengatakan pemerintah berkomitmen menjaga defisit APBN 2026 di bawah 3 persen. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
baca 10 detik
  • Wamenkeu Juda Agung berkomitmen menjaga defisit APBN 2026 di bawah 3 persen meskipun meleset dari target tahun lalu.
  • Pemerintah menargetkan defisit APBN 2026 sebesar 2,68 persen dan rasio utang di bawah 40 persen terhadap PDB.
  • Indonesia menghadapi antisipasi penilaian lembaga pemeringkat setelah Moody's menurunkan outlook menjadi negatif akibat tata kelola.

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga defisit APBN 2026 tetap di bawah 3 persen, meski pada tahun lalu defisit melebar menjadi 2,92 persen - meleset dari target 2,53 persen.

Disiplin pemerintah untuk menjaga defisit fiskal itu sebelumnya menjadi sorotan lembaga pemerintah seperti Moody's yang pada pekan lalu menurunkan outlook kredit Indonesia menjadi negatif, meski peringkat dipertahankan di Baa2.

"Kita jaga, 3 persen itu harga matilah," kata Juda saat ditemui wartawan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Adapun pada 2026 ini, pemerintah menargetkan defisit APBN di angka 2,68 persen. Sementara rasio utang ditargetkan di bawah 40 persen terhadap PDB.

"Di undang-undang 60 persen, tetapi kami akan jaga sekitar 40 persen," tegas Juda yang dilantik sebagai Wamenkeu pada pekan lalu.

Pada akhir 2025 lalu, seperti diketahui, rasio utang pemerintah mencapai 40,08 persen terhadap PDB atau setara dengan Rp9.549,46 triliun. Hal ini pula yang membuat lembaga-lembaga pemeringkat mewanti-wanti pemerintah untuk lebih berhati-hati.

Juda juga menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sedang mengantisipasi penilaian dari lembaga pemeringkat Fitch pada yang akan merilis laporannya pada 23 Februari 2026, yang selanjutnya disusul laporan dari S&P.

"Ya ini yang perlu kita koordinasikan. Nanti tentu saja nanti rating yang lain kan akan datang di tanggal 23 Februari. Kita siapkan semua itulah yang saya katakan, lesson learned dari Moody's kemarin," ujarnya.

Dia menegaskan perlunya perbaikan menyeluruh yang mencakup tata kelola, kebijakan, serta manajemen risiko.

baca juga

"Nah, ini harus kita perbaiki semua. Baik itu terkait dengan tata kelola, tata kelola kebijakan, dan juga risiko-risiko yang lain," ujarnya.

Diwartakan sebelumnya Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil.

Rating negatif itu diberikan, karena Moody's menilai adanya tanda-tanda pelemahan tata kelola serta semakin berkurangnya efektivitas kebijakan di Indonesia. Lembaga itu juga menguraikan bahwa kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto makin sulit diprediksi.

Salah satu yang disorot adalah, antara lain kebijakan populis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) - yang menguras keuangan negara - di tengah penerimaan negara yang seret.

Selain itu penunjukkan keponakan Prabowo, yakni Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI juga menjadi sorotan di tengah isu rencana mengubah mandat Bank Sentral lewat perubahan undang-undang.

"Jika terus berlanjut, tren ini dapat mengikis kredibilitas kebijakan Indonesia yang sudah lama dibangun, yang selama ini mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat serta stabilitas makroekonomi, fiskal, dan keuangan," Moody's memperingatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi RI Tembus 5,39 Persen, Wamenkeu Juda Agung: Saya Belum Puas!

Ekonomi RI Tembus 5,39 Persen, Wamenkeu Juda Agung: Saya Belum Puas!

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 15:31 WIB

Moodys Geser Outlook ke Negatif, OJK: Perbankan Nasional Tetap Kokoh!

Moodys Geser Outlook ke Negatif, OJK: Perbankan Nasional Tetap Kokoh!

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 15:09 WIB

Jawab Moodys, Purbaya Siap Koreksi Anggaran MBG Jika Ada Pemborosan

Jawab Moodys, Purbaya Siap Koreksi Anggaran MBG Jika Ada Pemborosan

Video | Selasa, 10 Februari 2026 | 13:46 WIB

Outlook Moody's Jeblok Jadi Negatif, Janji Purbaya: RI Mampu Bayar Utang

Outlook Moody's Jeblok Jadi Negatif, Janji Purbaya: RI Mampu Bayar Utang

Video | Senin, 09 Februari 2026 | 12:38 WIB

Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade

Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 15:56 WIB

Terkini

Modal Tekun dan Kehati-hatian, Wanita Asal Blitar Ini Tak Menyerah Merintis Usaha Dua Kali

Modal Tekun dan Kehati-hatian, Wanita Asal Blitar Ini Tak Menyerah Merintis Usaha Dua Kali

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:42 WIB

5 Shio yang Disebut Paling Cepat Kaya dari Usaha Sampingan, Ada Kamu?

5 Shio yang Disebut Paling Cepat Kaya dari Usaha Sampingan, Ada Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:35 WIB

Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja

Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 14:32 WIB

Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?

Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?

Sumut | Sabtu, 26 September 2026 | 14:32 WIB

Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun

Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 14:31 WIB

Koleksi Tas Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triiyono Disorot, Capai Puluhan Juta!

Koleksi Tas Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triiyono Disorot, Capai Puluhan Juta!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 14:30 WIB

Career Break bagi Perempuan: Jeda Karier atau Tanda Kehilangan Arah?

Career Break bagi Perempuan: Jeda Karier atau Tanda Kehilangan Arah?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 14:30 WIB

Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang

Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 14:28 WIB

Arti Suara Kucing Menangis Melengking di Luar Rumah Saat Malam Hari Menurut Kepercayaan Jawa

Arti Suara Kucing Menangis Melengking di Luar Rumah Saat Malam Hari Menurut Kepercayaan Jawa

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:25 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan

Sumut | Sabtu, 26 September 2026 | 14:24 WIB

×