SUARA BANDUNG - Viral muadzin Ponpes Al Zaytun Indramayu adzan sambil teriak-teriak, alumni santri Gontor tegas berikan tanggapan ini.
Viralnya nama Popes Al Zaytun Indramayu dari berzina hingga ajaran-ajaran yang dinilai sesat, video suara muadzin adzan pun ramai diperbincangkan publik.
Hingga, suara muadzin Ponpes Al Zaytun Indramayu yang mengklaim adzan mereka tak melanggar aturan syariat Islam, mengundang reaksi dari alumni Gontor.
Dalam unggahan TikTok Ust Adi731, nampak alumni Ponpes Al Zaytun teguh bahwa adzan mereka sudah benar. Video itu dsandingkan dengan tanggaoan alumni Gontor dengan beberapa koreksinya.
"Tapi di sini, adzannya banyak menyalahi dari sunnah Rasullullah SAW. Yang pertama, adzan disunnahkan menghadap ke arah kiblat, tapi di sini saya melihat muadzin menghadap jamaah," kata alumni Gontor, seperti dikutip pada hari Minggu (11/6/2023).
Koreksi kedua adalah ketika 'Hayya ala sholah', muadzin tidak menengok ke arah kanan, melainkan justru mengangkat sebelah tangannya.
"Maka tidak ada anjuran dari sabda Rasullullah SAW, dari ajaran manapun," katanya.
Mempersoalkan intonasi, alumni Al Zaytun menyebut seruan sholat harus lantang karena tujuannya memerintah umat.
Sedangkan alumni Gontor menepisnya, sebab inotasi tersebut harus dilihat dari konteksnya.
Baca Juga: Link Download Video Dewasa Tanpa VPN di Yandex, Akan Tetapi Simak Hal Ini sebelum Terlanjur Mencoba
"Apakah seruan itu dipakai untuk berperang atau untuk menunaikan sholat? Sedangkan segala sesuatu yang datang dari Allah Maha Indah itu indah. Maka seruan adzan untuk sholat itu hakekatnya indah," tepisnya. (*)