SUARA BANDUNG - Dirumorkan bahwa Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Fabian Tapia turun tangan, agar Lionel Messi ikut serta ke lapangan untuk bertanding dengan Timnas Indonesia.
Kabar tentang campur tangan Presiden AFA terhadap keikutsertaan Messi dalam laga FIFA Matchday antara Timnas Argentina vs Timnas Indonesia itu, dibagikan oleh kanal YouTube Warta Informasi pada hari Kamis (15/6/2023).
Dengan memakai foto sampul Lionel Messi, Presiden AFA Claudio Fabian Tapia hingga Erick Thohir, video berdurasi 4 menit, 11 detik tersebut bertajuk,"Malaysia terbungkam || AFA Pasang Poster Lawan Indonesia dengan Foto Lionel Messi."
Pada thumbnail video, disematkan kalimat keterangan pula yang berbunyi,"Presiden AFA turun tangan, pastikan Messi lawan Indonesia."
Lantas benarkah kabar itu? Simak penelusuran fakta dari tim bandung.suara.com berikut ini.
Pada awal video, ditayangkan potongan pernyataan dari Presiden AFA yang menghormati Timnas Indonesia.
Setelah itu, ditayangkan pula pendapat pihak lain terkait pertandingan antara Timnas Argentina vs Timnas Indonesia berlaga di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada hari Senin (19/6/2023), nanti.
Selanjutnya narator membacakan informasi terkait postingan Presiden AFA di akun Instagramnya, yang mengunggah foto pertandingan kedua negara dan ada foto Messi di dalamnya.
Baca Juga: Gak Sabar, NCT Dream akan Tampilkan Broken Melodies dengan Puluhan Penari
Akan tetapi, salah satu media ternama dari Argentina sudah memastikan bahwa Messi tidak akan turun lapangan melawan Indonesia.
Kesimpulan
Hingga video berakhir, tidak ada informasi lain terkait campur tangan Caludio Fabian yang membuat Lionel Messi bisa dipastikan ikut berlaga di Indonesia.
Tim bandung.suara.com juga tak menemukan info lain yang dapat dijadikan acuan bahwa kabar tersebut benar.
Oleh karenanya, bisa dipastikan rumor dari berita dengan tajuk di atas adalah HOAX.
Catatan Redaksi:
Ini adalah salah satu artikel yang masuk dalam konten cek fakta suarabandung.com, dibuat dengan sumber yang jelas namun tidak bisa dijadikan rujukan karena masih berpotensi salah informasi.
Publik dipersilakan memberikan kritik melalui kolom komentar atau menghubungi Redaksi Suara.com melalui email [email protected]. (*)
Sumber: YouTube Warta Informasi