SUARA BANDUNG - Geger polemik rumput Jakarta International Stadium (JIS) yang disebut tak standar FIFA, membuat Bung Towel ikut angkat suara.
Berdasarkan penjelasan dari Bung Towel terkait JIS, FIFA memang memiliki standar tersendiri dalam menentukan lapangan sepak bola yang layak untuk dijadikan perhelatan tingkat Internasional.
Salah satunya adalah kriteria rumput lapangan sepak bola, yang kini diributkan banyak orang karena dianggap tak sesuai standar FIFA seperti polemik JIS.
Bung Towel lantas menjelaskan bahwa ada tiga kategori rumput lapangan sepak bola menurut standar FIFA.
"FIFA mengkategorikan rumput tiga. Seratus persen rumput alami, hybrid seperti di JIS, lalu sintetis murni seratus persen," kata Bung Towel dikutip oleh tim bandung.suara.com dari kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Kamis (6/7/2023).
Rumput hybrid memiliki perbandingan 5 persen sintetis dan 95 persen alami. Sedangkan JIS, saat ini menggunakan rumput hybrid, seperti yang digunakan pada Stadion Allianz Arena yang tak lain markas besar klub Bayern Munchen juga menggunakan rumput kategori tersebut.
Sebab menurut Bung Towel, rumput hybrid sangat cocok digunakan di wilayah pesisir karena lebih tahan lama.
Selain itu, peresapan air di lapangan juga diperhitungkan. Untuk JIS, dikatakan Bung Towel hanya membutuhkan waktu maksimal 10 detik untuk peresapan air, supaya tidak ada genangan.
Itulah salah satu hal yang membuat Bung Towel yakin bahwa JIS sudah sesuai dengan standar FIFA, selain fasilitas lainnya. (*)
Baca Juga: NCT Dream Akan Tampil di Acara Talkshow Brasil The Noite com Danilo Gentili