FDK Cetak Sejarah Menggelar Orasi Ilmiah 4 Guru Besar Bidang Sosiologi Islam dan Ilmu Komunikasi

Suara Bandung | Suara.com

Senin, 17 Juli 2023 | 16:53 WIB
FDK Cetak Sejarah Menggelar Orasi Ilmiah 4 Guru Besar Bidang Sosiologi Islam dan Ilmu Komunikasi
Potret Dekan bersama Guru Besar Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung usai acara orasi ilmiah. (Dok, FDK UIN Sgd Bandung.)

SUARA BANDUNG - Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar orasi ilmiah guru besar, pada Senin, (17/7/2023).

Gelaran orasi ilmiah tersebut, bertajuk 'Peradaban Dakwah: Memperkokoh Pijakan Memperjauh Lompatan', yang menghadirkan empat guru besar, dua guru besar bidang Sosiologi Islam, dan dua guru besar Ilmu Komunikasi.

Acara ini berlangsung di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, merupakan rangkaian dari pengukuhan 20 besar yang akan dilaksanakan pada Selasa, (18/7/2023).

Dalam kesempatan itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H Ahmad Sarbini, M.Ag., MMC mengatakan, orasi ilmiah ini diharapkan menghubungkan ide-ide para guru besar, terutama dalam pengembangan Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi.

"Orasi ilmiah ini diharapkan bisa menghubungkan ide-ide para guru besar dalam pengembangan Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi, yang bisa diadopsi dosen, dan mahasiswa. Sehingga menjadi jalan keilmuan yang mampu mengkoneksikan peradaban Islam dalam berbagai lintas zaman," kata Ahmad Sarbini saat menyampaikan sambutannya, Senin (17/7/2023).

Setiap guru besar menyampaikan orasi ilmiahnya, yang diawali oleh Prof. Dr. H. Enjang AS, M.Si., M.Ag., CICS., guru besar Bidang Ilmu Komunikasi.

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul ' Membangun Budaya Komunikasi Mempersatukan, Prof Enjang mengungkapkan, bahwa budaya komunikasi penting dikembangkan.

"Upaya untuk mengurai dan mengatasi polarisasi, fragmentasi, bahkan konflik sosial, penting dikembangkan budaya komunikasi yang mengurangi orientasi, dan tendensi komunikasi, yang ingin 'mempengaruhi', bahkan 'mengalahkan' orang lain; praktik komunikasi yang menghindari budaya komunikasi yang bersifat narcissistic," katanya.

Kemudian, orasi ilmiah kedua dari Prof. Dr. H. Zaenal Mukarom, M.Si., CICS., guru besar bidang Ilmu Komunikasi yang berjudul 'Menggagas Komunikasi Profetik sebagai Konstruksi Dasar Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Ilmu Dakwah'.

"Komunikasi profetik bisa digunakan untuk menggali, dan mengungkapkan wawasan atau pengetahuan mendalam mengenai fenomena yang terjadi dalam masyarakat atau dunia spiritual. Komunikasi profetik berkontribusi sekaligus sebagai solusi atas hadirnya peradaban manusia," kata Prof. Zaenal Mukarom.

Berikutnya, Prof. Dr. H. Yusuf Zaenal Abidin, MM., guru besar bidang Sosiologi Islam menyampaikan orasi ilmiahnya dengan berjudul 'Upaya Organisasi Muslim Tionghoa dalam Meningkatkan Pemahaman Keislaman para Mualaf'.

"Tantangan yang dihadapi mualaf Tionghoa dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu domestik dan sosial. Situasi ini menunjukkan bahwa asimilasi antara Muslim Tionghoa, dan Muslim pribumi belum sepenuhnya tercapai," kata Prof Yusuf Zaenal Abidin.

Terakhir Prof. Dr. H. Agus Ahmad Safei, M.Ag., guru besar bidang Sosiologi Islam menyampaikan orasi ilmiahnya dengan berjudul 'Ulama Milenial sebagai Juru Syiar Islam Moderat ke Komunitas Global'.

"Program EFU merupakan satu di antara gagasan strategis Pemerintah Jabar, agar mampu mengkomunikasikan Islam moderat dalam konteks global. Program EFU merupakan diplomasi baru Indonesia yang bertujuan menyebarkan Islam moderat ke seluruh dunia," kata Prof. Agus Ahmad Safei.

Acara orasi ilmiah ini turut dihadiri oleh tamu undangan dari senat tingkat universitas, senat tingkat fakultas, dosen, dan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi, tokoh, para pendiri FDK serta keluarga para guru besar. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seberapa Besar Peluang Mario Gomez Kembali ke Persib Bandung? Simak Ulasan Berikut Ini...

Seberapa Besar Peluang Mario Gomez Kembali ke Persib Bandung? Simak Ulasan Berikut Ini...

| Senin, 17 Juli 2023 | 16:15 WIB

Update Klasemen Liga 1 Musim 2023/2024, Persib Bandung Mendekati Zona Degradasi

Update Klasemen Liga 1 Musim 2023/2024, Persib Bandung Mendekati Zona Degradasi

| Senin, 17 Juli 2023 | 15:03 WIB

Masih Bikin Penasaran, Begini Rilis Resmi Persib Perihal Perpisahan Luis Milla

Masih Bikin Penasaran, Begini Rilis Resmi Persib Perihal Perpisahan Luis Milla

Your Say | Senin, 17 Juli 2023 | 14:11 WIB

Terkini

Daftar Lengkap Pemenang PSSI Awards 2026: Jay Idzses Jadi Pemain Pria Terbaik

Daftar Lengkap Pemenang PSSI Awards 2026: Jay Idzses Jadi Pemain Pria Terbaik

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:21 WIB

Mulai Rp 1,55 Juta, Intip Daftar Harga Tiket Konser EXO Planet 6 di Jakarta

Mulai Rp 1,55 Juta, Intip Daftar Harga Tiket Konser EXO Planet 6 di Jakarta

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:15 WIB

Terpopuler: Baru 2 Platform Patuhi PP Tunas, Pilihan HP Android yang Terbukti Awet

Terpopuler: Baru 2 Platform Patuhi PP Tunas, Pilihan HP Android yang Terbukti Awet

Tekno | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:05 WIB

Empang Baru Melaju sebagai Desa Produktif Berbasis Kolaborasi dan Inovasi

Empang Baru Melaju sebagai Desa Produktif Berbasis Kolaborasi dan Inovasi

Kaltim | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:22 WIB

Sinergi Warga dan BRI Bawa Desa Empang Baru Kian Berdaya Saing

Sinergi Warga dan BRI Bawa Desa Empang Baru Kian Berdaya Saing

Sumsel | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:19 WIB

Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri

Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri

Bogor | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:18 WIB

Sentuhan Program Desa BRILiaN Percepat Kemajuan Empang Baru

Sentuhan Program Desa BRILiaN Percepat Kemajuan Empang Baru

Riau | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:15 WIB

Desa Empang Baru Perkuat Ekonomi Lewat Bantuan BRI dan Digitalisasi Keuangan

Desa Empang Baru Perkuat Ekonomi Lewat Bantuan BRI dan Digitalisasi Keuangan

Bali | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:13 WIB

BUMKam Mekar Sari Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Empang Baru

BUMKam Mekar Sari Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Empang Baru

Lampung | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:11 WIB

Dari Ting Ting Jahe hingga Kerambah Apung, Empang Baru Kian Produktif Bersama BRI

Dari Ting Ting Jahe hingga Kerambah Apung, Empang Baru Kian Produktif Bersama BRI

Jogja | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:08 WIB