SUARA BANDUNG - Indonesia sedang disibukan dengan persiapan gelaran Piala Dunia U17. Rencananya, kompetisi elit tersebut akan digelar pada 10 November-2 Desember 2023.
Sebagai tuan rumah sekaligus peserta, Indonesia tentunya tidak hanya fokus pada persoalan infrastruktur dan fasilitas penunjang kegiatan saja, akan tetapi harus fokus dan cepat membentuk skuad terbaiknya untuk menghadapi tim-tim yang sudah lolos kualifikasi Piala Dunia U17.
Sebelumnya, Presiden Jokowi sempat menargetkan timnas Indonesia masuk final Piala Dunia U17. Walaupun kemudian pernyataan presiden tersebut dikoreksi oleh Menteri BUMN sekaligus ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Erick menyampaikan yang terpenting Timnas Indonesia menampilkan yang terbaik dan lebih bagus jika lolos di fase grup.
Pengamat sepakbola, Tommy Welly pun turut mengomentari target timnas di Piala Dunia U17. Menurutnya, target masuk final Piala Dunia U17 adalah hal yang tidak realistis.
Pasalnya, persiapan Indonesia untuk berlaga di Piala Dunia nanti waktunya sangat pendek.
"Indonesia ditunjuk oleh FIFA menjadi tuan rumah (menggantikan Peru) bulan Juni, pelaksanaan Piala Dunia bulan November, sedangkan bulan ini (tim Indonesia) masih seleksi. Artinya, timnas Indonesia hanya punya waktu 3 bulan untuk persiapan", kata Bung Towel, sapaan akrab Tommy Welly.
Bukan hanya itu, Bung Towel pun membandingkan persiapan dan kondisi timnas Indonesia dengan peserta lainnya.
Misalnya dengan tim dari Asia yang sudah lolos kualifikasi, seperti Jepang, Korea Selatan, Iran dan Uzbekistan, tim Indonesia masih kalah jauh dan jomplang.
Jepang sudah 9 kali lolos kualifikasi, Korea Selatan 6 kali, Iran 4 kali, Uzbekistan 2 kali, sedangkan Indonesia ini kali pertama, itu pun karena statusnya sebagai tuan rumah. (*)
Sumber: YouTube NALAR TV INDONESIA