SUARA BANDUNG - Bung Towel menjelaskan perbedaan cara mengelola Timnas usia muda dari Federasi Sepakbola yang maju dengan PSSI.
Menurut pandangan Bung Towel, negara maju miliki mindset kelompok umur seperti Timnas Indonesia U-17 tak perlu dipasang target juara.
Karena di negara yang sepakbolanya maju, mereka selalu mengutamakan pembinaan yang baik dan benar, Bung Towel pun singgung PSSI terkait Timnas Indonesia U-17.
"Mereka (Federasi Sepakbola di negara maju) sangat percaya dengan produk akademi yang mereka bikin, kenapa? Karena pikiran mereka U-17 belum final, U-20 belum final, tapi bagaimana mereka men development pemain muda," jelas Bung Towel dikutip dari YouTube NALAR TV INDONESIA, (27/7).
Maka negara maju akan terus mengembangkan pemain potensial menjadi pemain matang.
"Dari talented player, dari potensial player menjadi mature player," imbuhnya.
Memang, Bung Towel menanyakan bagaimana PSSI mengelola pembinaan usia muda yang masih jauh dari kata sempurna.
Oleh sebab itu, menurut Tommy Welly, wajar saja Bima Sakti memanggil produk dari akademi luar negeri, akibat pembinaan usia dini Indonesia kurang baik.
Bima Sakti memanggil pemain keturunan bukan tanpa sebab, karena adanya target tuntutan ke Timnas Indonesia U-17.(*)
Baca Juga: Puan Akan Dorong Isu Kesetaraan Gender di Sidang Parlemen AIPA