SUARA BANDUNG - Liga 1 Indonesia musim 2023-2024 baru saja memasuki pekan ke lima. Namun, persoalan mengenai kinerja wasit dan perilaku supporter selalu saja mendapat sorotan.
Pengamat sepakbola Tommy Welly atau kerap disapa Bung Towel, dalam podcast Sportify Indonesia, Jum'at (28/7/2023) menyebutkan wasit yang memimpin laga kerap mengambil keputusan yang berujung kontroversi.
Bung Towel merasa heran, mengapa wasit yang melakukan error saat mengambil keputusan, padahal keputusan itu dapat mempengaruhi hasil pertandingan, namun di laga berikutnya wasit tersebut masih ditugaskan (tidak disanksi).
Kemudian Bung Towel pun mempertanyakan bagaimana proses evaluasi kenerja wasit. Terlebih yang menjadi ketua komite wasit adalah ketua umum PSSI langsung, yaitu Erick Thohir.
"Yang menjadi catatan adalah ketua umum turun langsung loh jadi ketua komite wasit, artinya nama besarnya nama baiknya dipertaruhkan" kata Bung Towel, dikutip Jumat (4/8/2023).
Belum lagi terkait seleksi wasit, Bung Towel menyampaikan catatan-catatan negatif seperti isu pungli, bocoran jawaban, soal tes fisik yang tidak sama bobotnya, dan wasit yang lolos berjumlah 18 orang namun masih banyak melakukan kesalahan saat memimpin pertandingan.
Terkait supporter, sejak awal liga dimulai PSSI sudah memutuskan bahwa setiap pertandingan tidak boleh dihadiri oleh supporter dari tim tamu.
Selain itu, Ketua Umum PSSI sempat membuat wacana pengurangan poin untuk klub jika pendukungnya melalukan kerusuhan.
Namun faktanya, kericuhan dan aksi penyusupan supporter masih terjadi.
Baca Juga: Buntut Pengakuan MA, Sosok Ini Ungkap Hubungan Pinkan Mambo dengan sang Anak: Gak Akrab Emang..
Seperti kericuhan di internal supporter PSM, aksi menyusup supporter Arema ke kandang Persik Kediri, Bonek datang ke Solo, Sleman dan terakhir saat bertang ke Persija.
Bung Towel menyarankan harus ada ketegasan dan langkah konkret yang didasari oleh aturan atau regulasi, sehingga setiap pernyataan ketua umum tidak terkesan sebatas gimmick.