SUARA BANDUNG - Buya Yahya jelaskan perihal syirik yang disebabkan dari jimat.
Menurut Buya Yahya tidak semua jimat dikatakan hal yang merujuk kepada Syirik.
Buya Yahya memperbolehkan jika seseorang menyimpan tulisan ayat Al Quran dan mengambil keberkahannya lalu dijadikan jimat.
Namun jika meyakini adanya kekuatan dalam jimat tersebut maka Buya Yahya mengungkapkan itu adalah syirik.
“Orang yang meyakini bahwa dalam jimat itu punya kekuatan, itu syirik,” tutur Buya dikutip dari YouTube Buya Yahya (10/8/2023).
Menurut Buya Yahya boleh seseorang menuliskan ayat Al Quran lalu menyimpannya di dinding atau membawanya.
“Tapi itu untuk anak kecil yang belum bisa membaca supaya hafal bacaan atau ayat Al-Quran tersebut,” jelasnya.
Untuk orang yang sudah bisa membaca apalagi orang dewasa, tak perlu menuliskan ayat Al Quran lalu menyimpannya, tapi harus membacanya.
“Surat An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, Ayat Kursi itu baca sebelum tidur, bukannya ditulis di atas kepala saja,” tegas Buya.
Baca Juga: Buya Yahya: Poligami Dihadirkan untuk Kemuliaan, Bukan sebagai Bahan Guyonan
Apabila belum bisa membaca ayat-ayat Allah wajar menuliskannya dan membawanya kemana-mana.
“Baca zikir pagi, siang, sore. Orang dewasa bawa jimat kan aneh! Hati-hati syirik, jimat sekalipun di dalamnya ada ayat Quran tapi meyakini bisa memberi kekuatan darinya maka itu syirik,” ungkap Buya. (*)