SUARA BANDUNG - Rupanya diam-siam Sarwendah memiliki tenaga medis khusus untuk dirinya dan keluarga.
Hadirnya psikolog khusus di tengah keluarga ini, guna membantu istri Ruben Onsu tersebut menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.
Sarwendah mengatakan, adanya psikolog ini bukan berarti mentalnya dan keluarga terganggu.
Melainkan lebih kepada mencari teman curhat, tetap yang didasari pada tenaga ahli.
"Kita punya psikolog keluarga, tapi bukan berarti kami gila," ucap Sarwendah, dalam video yang dikutip dari kanal YouTube Indosiar.
"Jadi aku lebih memilih curhat ke psikolog daripada teman. Karena yang ada bisa julid, digosipin," tambahnya.
Sarwendah pun tak mempermasalahkan harus mengeluarkan kocek hanya untuk sekadar curhat.
Sebab, menurutnya hal terpenting adalah bisa mendapatkan solusi yang netral.
"Jadi, kalau aku udah keluh kesah, mending curhat ke orang yang pintar. Biarin aja gue bayar," kata ibu tiga anak ini.
Baca Juga: Kronologi Petinggi Perusahaan Sawit Di Bengkalis Ikatkan Bendera Merah Putih Di Leher Anjing
Memilih kekhawatiran tersendiri, dikatakan istri Ruben Onsu selain menjadi bahan buah bibir orang lain.
Keputusan yang disarankan itu lebih kepada emosi. Sehingga, khawatirnya malah berujung menjadi hal yang tidak baik.
"Bukan yang dipanas-panasin, 'iya, mestinya elu kayak gini Jeung, jangan mau diginiin'," katanya. (*)