SUARA BANDUNG - PSSI kembali menerima tamparan keras dari pelaku sepakbola tanah air, karena Timnas Indonesia U-17.
Timnas Indonesia U-17 yang akan berangkat ke Piala Dunia U-17 nampak belum cukup kuat, tapi menurut Ferril Hatu atau mantan pemain nasional, menilai, bukan itu persoalan utamanya.
Ferril Hattu baru-baru ini menyoroti PSSI yang membuat seleksi antar Kota, untuk menjaring pemain Timnas Indonesia U-17.
Hal itu menandakan belum ada keseriusan PSSI dalam mengelols infrastruktur pembinaan usia muda, menurut kacamata Ferril Hattu.
Karena, metode seleksi antar Kota tak efektif digunakan untuk skala Timnas yang akan bermain di Piala Dunia U-17.
Oleh karenanya, Ferril menyebut kebijakan dari PSSI seperti omong kosong belaka.
"Yang sekarang dilakukan, itu berbanding terbalik dengan apa yang dicita-citakan, yang dipromosikan," jelas Ferril, dikutip dari kanal YouTube Omah Balbalan, (20/8/2023).
Mantan kapten Timnas Indonesia ini pun menyebut, beberapa program, seperti pembinaan usia muda dari Ketua PSSI belum dijalankan dengan maksimal.
"Sorry, sorry ya, ini fakta, bukan saya mengarang. Faktanya, kamu ingin bikin Tim Nasional kuat, kamu tidak lakukan prosesnya, kamu tidak perbaiki infrastrukturnya. Kalau mau perbaiki stadion tinggal panggil Pak Menterinya, tapi kalau SDM-nya (Bibit pemain muda), ini butuh waktu," imbuhnya.
Baca Juga: 3 Zodiak Ini Memilih Mengakhiri Hubungan yang Terlalu Mengontrol
Ferril pun beranggapan, visi misi yang dulu digaungkan oleh PSSI tak dijalankan.
"Ini yang mau saya sampaikan, bahwa apa yang mereka ucapkan, apa yang mereka retorika kan, itu tidak sama. Bukan tidak sama, bertolak belakang dengan mereka yang lakukan," lanjutnya.(*)