SUARA BANDUNG – Kebakaran yang melanda TPA Sarimukti Kabupaten Bandung Barat masih belum bisa terkendali, selain jarak jauhnya sumber air, tebalnya asap juga membuat petugas kebakaran sulit untuk menjangkau dan memadamkan titik api.
Asap kebakaran Gunungan sampah di TPA Sarimukti ini mulai berdampak terhadap kesehatan dan aktivitas warga Desa Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Dampak dari kebakaran TPA Sarimukti, kini sudah menjalar sampai ke sejumlah Desa, bahkan pihak Desa Sarimukti sudah menerima laporan bahwa sejumlah warga yang mengalami gangguan kesehatan.
Dampak dari kebakaran TPA Sarimukti ini sudah sampai ke 15 RW dengan asap yang sangat tebal, beberapa warga sudah melaporkan bahwa adanya keluhan tenggorokan yang sakit, sesak nafas sampai pedih-pedih (iritasi) mata.
Untuk mencegah hal tersebut, Kepala Desa Sarimukti menghimbau kepada warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas, sebab asap dari peristiwa kebakaran Gunungan sampah sangat berbahaya.
Terhitung sudah enam hari, api tak kunjung padam, api masih berkobar dan sapa putih yang tebal terus mengepul dan mengancam kesehatan warga di sekitar TPA Sarimukti.
Berbagai upaya sudah dilakukan untuk memadamkan api, mulai dari penyemprotan air oleh petugas Pemadam Kebakaran Bandung Raya dan juga sudah membuat parit untuk melokalisir rembetan api di tumpukan sampah.
Kasi Kedaruratan BPBD Jabar Hadie mengatakan, Kepbup status tangga darurat bencana kebakaran ini diinisiasi BPBD Kabupaten Bandung Barat agar penanganan kebakaran Tersebut dapat dilakukan secara optimal.(*)
Baca Juga: Jadwal Semifinal Piala AFF U-23 2023: Pertarungan Sengit Menuju Final