SUARA BANDUNG - Peringati HUT RI dan hari olahraga Nasional, KNPI Jabar gandeng sejumlah pihak gelar ragam kegiatan.
Diketahui, kegiatan tersebut digelar oleh KNPI Jabar di Taman Cascade, Tamansari, Kota Bandung, Sabtu (9/9/2023).
Tak cuma itu, Ketua DPD KNPI Jabar, Ridwansyah Yusuf Achmad mengatakan, pihaknya juga turut mensosialisasikan soal pencegahan stunting.
"Kami pun dalam kegiatan ini ada bahasan terkait stunting, karena stunting menentukan masa depan pemuda," kata Ridwansyah Yusuf.
"Stunting tuntas itu, melahirkan pemudanya kuat. Tapi stunting enggak tuntas maka, akan menjadi lemah," lanjutnya.
Tak ketinggalan, senam bersama para ibu dan ragam perlombaan pun turut dihadirkan di bawah Jembatan Pasupati.
![Kegiatan KNPI Jabar dalam memperingati HUT RI, yakni pembahasan isu stunting dan bersih sungai. [Suara Bandung]](https://media.suara.com/suara-partners/bandung/thumbs/1200x675/2023/09/11/1-26871b36-3a62-4b2d-8f9d-0b5dd7ffdaf5.jpg)
Selain itu, aksi menyusuri Sungai Cikapundung sekaligus memunguti sampah pun turut dilakukan.
Seperti diketahui, masalah sampah menjadi isu yang tengah ramai dibicarakan di Bandung Raya terlebih adanya kasus TPA Sarimukti.
Sehingga kegiatan bersih sungai kali ini sebagai bentuk kepeduliaan para pemuda sebagai bagian masyarakat dalam menjaga lingkungan, khusunya wilayah Kota Bandung yang tak lain adalah ibukota Jawa Barat.
Lebih lanjut, Ridwansyah Yusuf menuturkan, kemerdekaan tahun ini menjadi spesial lantaran bertepatan usia KNPI ke 50 tahun. Lebih lagi, Indonesia selalu digaungkan sebagai Indonesia emas di 2045.
Artinya, Ridwansyah menjelasakan bahwa sekitar 20 tahunan lagi pemimpin bangsa merupakan anak-anak muda saat ini.
Maka penting dimaknai sebagai pengingat para anggota KNPI, bahwa Indonesia emas akan dikelola oleh anak bangsa di masa depan.
Di lain sisi, memasuki tahun politik, ia juga mengakui bahwa KNPI itu unik. Sebab kata dia, di KNPI isinya multiwarna, multipartai, multiormas dan multi agama.
Oleh karenanya, dia menuturkan, kebaragaman bukan hambatan namun menjadi fitrah dari KNPI.
"Kami solid ketika memakai baju KNPI untuk melayani masyarakat, mengabdi dan duduk rembuk menyusun ide untuk masa depan bangsa. Inilah pengingat kita untuk solidaritas dan berkolaborasi," pungkasnya.(*)