SUARA BANDUNG - Menjelang setahun tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2023, Liga 1 Indonesia tetap berjalan.
Laga Liga 1 antara Arema FC dan PSS Sleman tetap digelar pada Sabtu (30/9/2023), di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Pelatih Arema FC, Fernando Valente, justru mengungkapkan pada konferensi pers jelang laga bahwa ia ingin agar klub asuhannya mempersembahkan kemenangan untuk para pendukung sebagai peringatan setahun tragedi Kanjuruhan.
Pernyataan pelatih Arema FC itu pun mendapat sorotan netizen dan menuai hujatan.
Dikutip dari kolom balasan Twitter @indosupporter, netizen beramai-ramai membalas unggahan tentang pernyataan dari pihak Arema FC itu dengan nada kecewa.
"Yang dibutuhkan itu kemenangan terhadap keadilan. Menang pertandingan memang bikin keluarga korban seneng?," tanya @wi***am.
"Kemenangan match tidak bisa membuat keluarga korban mendapatkan keadilan," kata @so***i3.
"Padahal sejatinya kemenangan tidak akan pernah sebanding dengan nyawa," kata @no***de.
Meskipun banyak yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap Arema FC, namun ada juga netizen yang setuju dengan pendapat pelatih Arema FC dan memberikan dukungan.
Baca Juga: Operasi Senyap! Erick Thohir Bidik Pemain Naturalisasi Baru untuk Lini Depan Timnas Indonesia
"Memang betul tragedi Kanjuruhan harus diusut tuntas. Ya tapi koar-koarnya ke aparat/pemerintah lah, kan mereka penegak hukum /pemangku kekuasaan. Saat ini tim Arema hanya ingin melakukan yang terbaik untuk keluar dari zona papan bawah. Ya mereka taunya main bola dan berusaha menang," kata @bs***qi.
Arema FC akhirnya memenangkan laga melawan PSS Sleman dengan skor 2-1. Dua gol Arema FC merupakan penalti yang dicetak oleh Gustavo Almeida, sedangkan PSS Sleman mencetak skor melalui gol Thales.(*/Alina)