SUARA BANDUNG - CEO Bosowa Group Aksa Mahmud menuai banyak kritikan, usai mengatakan PSM Makassar melepas Wiljan Pluim.
Bukan perkara dilepasnya Wiljan Pluim oleh PSM Makassar, namun yang membuat warganet heran justru alasan yang dilontarkan Aksa Mahmud.
Melalui kabar terkini di berbagai sumber, Aksa Mahmud menyebut bahwa Wiljan Pluim sudah terlalu tua untuk PSM Makassar.
Sehingga, tenaga Wiljan Pluim tidak bisa memenuhi kebutuhan PSM Makassar, hingga ujaran Aksa Mahmud yang menyebut si pemain sudah tidak bisa berlari kencang di usianya yang dianggap sudah terlalu tua.
Banyak warganet yang menyoroti pernyataan kontroversial Aksa Mahmud, seperti beberapa pengamat bola dan akun sepak bola di media sosial.
"(((TIDAK BISA LARI))) Kwalitas pemain hanya dilihat dari "bisa lari" Pemain sekelas Andrea Pirlo kayaknya gak guna bagi Bapak Aksa," cuit akun X/Twitter indos********, Minggu (8/10/2023).
"Ini beneran nih cara perpisahan Pluim sama PSM Makassar kayak gini caranya? Tidak habis fikir," tulis @labieb*****
Sementara itu, saat ini terpantau bahwa di tengah berita panas dilepasnya si pemain, nampak Wiljan Pluim justru berlibur dengan Marc Klok di sebuah pantai.(*)