Mereka memiliki peran penting dalam mengawasi dan memastikan keamanan obat dan makanan yang beredar di pasar.
Selain itu, lulusan farmasi juga dapat berkontribusi di dinas kesehatan, terlibat dalam kebijakan kesehatan dan program-program pelayanan masyarakat.
4. Pendidikan Farmasi
Bagi mereka yang tertarik pada pendidikan, lulusan farmasi dapat memilih karier di bidang pendidikan dengan menjadi tenaga pengajar.
Mereka bisa menjadi pengajar di Sekolah Menengah Farmasi (SMF) atau menjadi dosen di perguruan tinggi yang ada jurusan pendidikan farmasi.
Melalui peran ini, mereka dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dengan generasi berikutnya serta membantu membentuk masa depan farmasi.
Nah, itulah prospek kerja menarik lulusan farmasi yang menjanjikan. (*)