Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

IHSG Tertekan, OJK dan BEI Didorong Perbaiki Kepercayaan Pasar

Bella | Suara.com

Rabu, 04 Februari 2026 | 15:25 WIB
IHSG Tertekan, OJK dan BEI Didorong Perbaiki Kepercayaan Pasar
Ilustrasi IHSG {Suara.com/AI]
  • IHSG melemah dan rupiah tertekan akibat kegagalan BEI dan OJK mengawasi manipulasi saham yang merugikan investor.
  • Valuasi saham melonjak drastis dari normal, disertai isu minimnya keterbukaan kepemilikan saham sebenarnya (beneficial ownership).
  • Kepercayaan investor asing tergerus, berpotensi menurunkan peringkat utang negara jika regulator tidak segera melakukan reformasi.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengalami tekanan, sementara nilai tukar rupiah melemah. Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap kinerja Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dinilai gagal mengawasi praktik manipulasi saham.

Seorang politikus, Syahganda Nainggolan, menilai praktik tersebut membuat valuasi saham berada di luar kewajaran. Price to Earnings Ratio (PER) yang normalnya berada di kisaran 10–15 kali, disebut melonjak hingga ratusan bahkan ribuan kali. Hal ini dinilai merugikan investor ritel yang serius berinvestasi jangka panjang.

“Yang saham itu baru awal-awal 160 perak ya naik jadi 8.000.. Selama ini digoreng-goreng, sama bursa effect dibiarin,” jelas Syahganda dalam kanal YouTube Bambang Widjojanto, Rabu (4/2/2026).

Selain valuasi yang tidak wajar, isu lain yang mencuat adalah minimnya keterbukaan informasi mengenai beneficial ownership atau pemilik sebenarnya saham.

Perusahaan yang mengklaim telah melepas sebagian sahamnya ternyata masih dikendalikan oleh jaringan internal. Kondisi tersebut memunculkan keraguan di kalangan investor asing.

Lembaga keuangan internasional seperti Morgan Stanley disebut telah melayangkan mosi ketidakpercayaan terhadap BEI dan OJK. Bahkan, sejumlah investor global seperti Nomura hingga BlackRock dikabarkan masih menunggu langkah perbaikan dari regulator Indonesia.

Kondisi ini dinilai berbahaya bagi stabilitas pasar modal. Jika kepercayaan tidak segera dipulihkan, lembaga pemeringkat internasional disebut-sebut dapat menurunkan peringkat Indonesia. Dampaknya, surat utang negara berisiko ditinggalkan investor karena dinilai memiliki risiko gagal bayar.

“Kalau rating turun, bunga bisa naik tinggi seperti kasus Yunani dulu, dia ngasih 20% bunga, nggak mau orang beli juga 30 persen, dia enggak mau juga karena apa? Kan orang takut dia nggak bisa bayar,” ujar Syahganda.

Syahganda juga menekankan perlunya reformasi besar di tubuh OJK dan BEI. Regulator diminta bertindak tegas terhadap praktik manipulasi saham serta memperkuat integritas para pejabatnya. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengembalikan market confidence yang kini tergerus.

“Cuman yang mau saya mau bilang ini kan harus OJK harus ketemu orang yang sangat-sangat berintegritas tinggi ke depan, karena apa? Karena kepercayaan pasar market confidence ini di pasar modal ini harus terjadi dong secepatnya,” tegasnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Naikkan Batas Free Float Jadi 15%, 267 Emiten Terancam Delisting Jika Tak Patuh

BEI Naikkan Batas Free Float Jadi 15%, 267 Emiten Terancam Delisting Jika Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:24 WIB

Skandal PIPA Bikin BEI Memperketat Syarat IPO Saham, Model Bisnis Jadi Sorotan

Skandal PIPA Bikin BEI Memperketat Syarat IPO Saham, Model Bisnis Jadi Sorotan

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:13 WIB

Namanya Masuk Radar Bos OJK, Misbakhun Ogah Berandai-andai

Namanya Masuk Radar Bos OJK, Misbakhun Ogah Berandai-andai

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:08 WIB

Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar

Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:31 WIB

Misbakhun Masuk Radar Bos OJK, Hasan Fawzi: Terbuka Buat Semua!

Misbakhun Masuk Radar Bos OJK, Hasan Fawzi: Terbuka Buat Semua!

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:39 WIB

Profil Mukhamad Misbakhun: Ketua Komisi XI DPR RI, Calon Ketua OJK?

Profil Mukhamad Misbakhun: Ketua Komisi XI DPR RI, Calon Ketua OJK?

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:20 WIB

Dihantam Tekanan Jual, IHSG Memerah Lagi

Dihantam Tekanan Jual, IHSG Memerah Lagi

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:57 WIB

IHSG Ambles dan Aksi Jual Marak Usai Kabar Misbakhun Jadi Bos OJK

IHSG Ambles dan Aksi Jual Marak Usai Kabar Misbakhun Jadi Bos OJK

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:49 WIB

Jeffrey Hendrik Jabat Dirut PT BEI Sampai Juni 2026

Jeffrey Hendrik Jabat Dirut PT BEI Sampai Juni 2026

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:34 WIB

Ada Danantara di Demutualisasi Bursa, Apa Untungnya Buat Investor?

Ada Danantara di Demutualisasi Bursa, Apa Untungnya Buat Investor?

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:19 WIB

Terkini

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:01 WIB

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:29 WIB

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB