Mahasiswa Bertopeng Kritik Pemerintah, Rezim Jokowi Bikin Rudet

bandungbarat

Kamis, 01 September 2022 | 19:20 WIB
Mahasiswa Bertopeng Kritik Pemerintah, Rezim Jokowi Bikin Rudet
Aksi Mahasiswa bandung Tolak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi (Suara.com/M Dikdik RA)

Orang-orang Bertopeng Turun ke Jalan di Malam Hari Bentangkan Spanduk "Rezim Jokowi Bikin Rudet, Masyarakat Papuket"

SuaraBandungBarat.id - Kegelisahan mahasiswa Kota Bandung menyikapi kebijakan Pemerintahan Rezim Jokowi kini sudah mulai bermunculan. Terutama mengenai wacana kenaikan harga BBM.

Tegas para mahasiswa di Kota Bandung menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite. 

Dengan menggunakan topeng dan membawa sejumlah spanduk penolakan, mereka turun ke jalan menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi pada rabu (31/8/2022) malam.

Para myang membentangkan poster dan bertopeng tersebut diketahui tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung (PRMB).

Poster-poster yang beredar di antaranya bertuliskan "Hitungan Jam BBM Naik, Hitungan Jam Juga Rakyat Menjerit". Ada juga poster lain, "Rezim Jokowi Bikin Rudet, Masyarakat Papuket".

Sejumlah mahasiswa itu tampak menutup wajahnya dengan topeng serupa serial Money Heist.

Aksi mahsiswa bertopng berlangsung di Taman Cikapayang Dago, serta sempat membentangkan spanduk protes di tengah zebra cross atau garis penyebrangan jalan, memperlihatkannya kepada para pengendara.

"Turunkan harga bahan pokok dan BBM," sebagaimana disampaikan salah satu peserta aksi, Ilyasa Ali Husni.

baca juga

Dalam pernyataannya, Ilyasa menegaskan, kemerdekaan yang dirayakan pada bulan Agustus ini tidak berarti bahwa masyarakat sudah terlepas dari berbagai persoalan termasuk masalah ekonomi.

Ketika BBM naik, maka beban masyarakat pun dianggap makin berat. Seperti terwakili dari nukilan salah satu spanduk protes mereka, "harga naik kita tercekik".

"Melihat kondisi dewasa ini bahwa kehidupan rakyat masih jauh dari cita-cita kemerdekaan, permasalahan yang berkubang dan tak kunjung reda seperti persoalan ekonomi, sosial, pendidikan, demokrasi dan lainnya ini menunjukan adanya kemunduran," disampaikan Ilyasa.

Selain menolak BBM naik, aksi itu juga turut mengangkat isu lain. Di antaranya, mereka mendesak pemerintah untuk meninjau kembali UU KPK, UU Minerba, Uu Ciptakerja, serta mengecam pasal-pasal bermasalah dalam RKUHP.

"Pengangguran dimana-mana dan harga-harga kebutuhan dapur serta BBM naik karena mengutamakan pasar global, ekonomi Indonesia belum berdaulat," tandasnya.

Kontributor : M Dikdik RA
Sumber : Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jeritan Rakyat Soal Rencana Kenaikan BBM: dari Nelayan sampai Sopir Angkot

Jeritan Rakyat Soal Rencana Kenaikan BBM: dari Nelayan sampai Sopir Angkot

News | Kamis, 01 September 2022 | 17:34 WIB

Polresta Banyuwangi Tutup SPBU yang Diduga Jual Pertalite Campur Air

Polresta Banyuwangi Tutup SPBU yang Diduga Jual Pertalite Campur Air

Purwokerto | Kamis, 01 September 2022 | 16:03 WIB

Heboh di Tengah Isu Harga BBM Naik, SPBU di Banyuwangi Diduga Campur Pertalite dengan Air, Diketahui saat Motor Mogok

Heboh di Tengah Isu Harga BBM Naik, SPBU di Banyuwangi Diduga Campur Pertalite dengan Air, Diketahui saat Motor Mogok

Purwokerto | Kamis, 01 September 2022 | 15:46 WIB

Kapan Harga BBM Naik? Sttt... yang Pasti Bukan Pekan Ini

Kapan Harga BBM Naik? Sttt... yang Pasti Bukan Pekan Ini

Tantrum | Kamis, 01 September 2022 | 15:43 WIB

Terkini

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polisi dan Pertanyakan HP yang Hilang

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polisi dan Pertanyakan HP yang Hilang

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Dari Pracimantoro hingga Papua Membongkar Mitos Pembangunan Jawa-Sentris

Dari Pracimantoro hingga Papua Membongkar Mitos Pembangunan Jawa-Sentris

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Kualifikasi Piala Asia U-20 2026: Australia Bawa 3 Pemain Liga Inggris Hadapi Timnas Indonesia

Kualifikasi Piala Asia U-20 2026: Australia Bawa 3 Pemain Liga Inggris Hadapi Timnas Indonesia

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:41 WIB

×