SuaraBandungBarat.id - Konstelasi politik jelang tahun 2024 suhunya sudah mulai memanas. Pileg dan Pilpres akan menjadi pesta demokrasi syarat dengan dinamika dan kepentingan politik, baik parpol penguasa maupun parpol oposisi.
Sederet nama mulai bermunculan di ruang publik, baik wajah lama maupun wajah baru. Fokus utama mereka adalah menjadi salahsatu kandidat yang di usung oleh parpol dan memenangkan kontestasi politik di tahun 2024 nanti.
Sebut saja Panglima TNI Jendral Andika Perkasa yang kini tengah digadang-gadang menjadi Bakal Calon (Bacalon) Presiden nanti oleh beberapa pihak, terutama awak media. Meskipun Andika sendiri masih belum tegas menyatakan kesanggupannya di Pilpres 2024 yang akan datang terkait dengan Parpol pengusung.
Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa tidak menjawab siap atau tidak saat ditanya apakah siap menjadi calon presiden, seusai namanya direkomendasikan menjadi salah satu capres oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem).
Andika hanya menunjukan gestur semringah. Ia tampak tersenyum lebar saat wartawan terus mencecar pertanyaan mengenai hal tersebut.
Gestur berbeda ditunjukan Andika tatkala pertanyaan dari awak media bukan terkait capres, melainkan isu-isu aktual di tubuh TNI. Mulai dari menjawab pertanyaan soal disharmoni hubungan dengan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman hingga perkembangan kasus mutilasi oleh oknum prajurit TNI di Papua, semua dijawab Andika dengan raut muka serius.
Berbeda ketika ditanya soal namanya yang masuk rekomendasi capres NasDem. Andika memasang wajah senyum sepanjang wartawan menanyakan hal tersebut usai ia melalukan rapat di Komisi I DPR RI.
Pria berperawakan kekar ini hanya menjawab bahwa dirinya masih berfokus menjalankan amanah dan tugasnya sebagai Panglima TNI.
"Saya kan masih Panglima TNI, saya masih bertugas sampai saya pensiun," kata Andika.
Baca Juga: Faizal Assegaf Bantah Fitnah Erick Thohir Punya Banyak Istri
Diketahui, NasDem masih fokus untuk melihat respons publik atas tiga nama calon presiden yang telah mereka rekomendasikan pada Rakernas.
Pertimbangan respons publik itu menjadi penting, sebelum NasDem benar-benar memutuskan satu nama yang akan diusung pada Pilpres 2024.
"Sekarang NasDem lagi fokus juga pada fase membaca respons publik terhadap Rakernas," kata Ketua DPP NasDem Willy Aditya, Rabu (6/7/2022).
Dari tiga nama, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa, NasDem tengah melihat siapa yang mendapat atensi publik paling besar.
"Jadi kita akan lihat itu juga dan siapa yang paling kuat frekuensi atau sinyalnya dari respons publik dari tiga nama yang NasDem usulkan tersebut. Itu yang dilakukan NasDem sekarang," kata Willy.
Beriringan dengan itu, NasDem juga terus mengkomunikasikan tiga nama tersebut kepada partai politik untuk penjajakan koalisi.