G 30 S/PKI, Sejarah Kelam Bangsa Indonesia

bandungbarat

Selasa, 13 September 2022 | 11:39 WIB
G 30 S/PKI, Sejarah Kelam Bangsa Indonesia
Potret Monumen Pancasila Sakti - Dimana G30S/PKI Terjadi. (Dok. Kemdikbud)

SuaraBandungBarat.Id - Setiap memasuki bulan September, tidak akan lepas dengan salah satu sejarah kelam bangsa Indonesia yaitu Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI). 

Peristiwa itu memakan sejumlah korban dari kalangan jenderal TNI AD sehingga menyisakan duka yang mendalam. 

Untuk mengenang jasa para pahlawan, jangan lupakan peristiwa sejarah gerakan 30 September. 

Peristiwa G30S PKI sendiri terjadi pada tahun 1965, atau 57 tahun silam. Tapatnya yaitu pada tengah malam tanggal 30 September atau masuk tanggal 1 Oktober 1965. 

Sebanyak enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI Angkatan Darat dibunuh secara sadis dan kejam dalam peristiwa tersebut. 

Dapat dikatakan bahwa G30S/PKI atau Gerakan 30 September 1965 yang dilakukan Pratai Komunis Indonesia (PKI) merupakan suatu pengkhianatan paling besar yang terjadi pada bangsa Indonesia. 

Dalam tragedi berdarah ini melibatkan Pasukan Cakrabirawa serta Partai Komunis Indonesia atau PKI. 

Gerakan 30 September 

Peristiwa Gerakan 30 September atau G30S PKI terjadi pada tahun 1965 yang dimotori oleh Dipa Nusantara Aidit atau dikenal dengab DN Aidit, pemimpin terakhir PKI. 

baca juga

Di bawah kendali DN Aidit, pergerakan PKI sangatlah nyata, meskipun diperoleh lewat sistem parlementer. 

Ketua dari gerakan tersebut sangatlah gencar memberikan hasutan terhadap seluruh warga Indonesia agar memberikan dukungan kepada PKI. 

Mereka mengiming-iming bahwa bangsa Indonesia akan lebih maju dan sentosa jika di bawah kekuasaan PKI. 

Menurut beberapa pakar sejarah, D. N. Aidit sebagai tokoh utama dari gerakan PKI menjadi dalang utama dari adanya gerakan 30 September 1965 PKI ini. 

Dalam melakukan tindakan makarnya, gerakan ini berjalan atas satu komando yang dipimpin oleh Komandan Batalyon I Tjakrabirawa, yakni Letnan Kolonel Untung Syamsuri. 

Gerakan itu dimulai dari Kota Jakarta hingga Yogyakarta. Pada awalnya para komunis mengincar Perwira Tinggi dan Dewan Jenderal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Shin Tae-yong Coret 6 Pemain Jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, Salah Satunya Mikael Tata

Shin Tae-yong Coret 6 Pemain Jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, Salah Satunya Mikael Tata

Banten | Selasa, 13 September 2022 | 11:37 WIB

Dimana G30SPKI Terjadi? Ini Sejarah Singkatnya

Dimana G30SPKI Terjadi? Ini Sejarah Singkatnya

News | Selasa, 13 September 2022 | 11:35 WIB

Indonesia Robotic Team Ikuti Kompetisi  First Global Chalenge 2022 di Jenewa Swiss

Indonesia Robotic Team Ikuti Kompetisi First Global Chalenge 2022 di Jenewa Swiss

Metro | Selasa, 13 September 2022 | 11:28 WIB

INI BARU LAKI! Tak Hafal Pancasila: Ketua DPRD Lumajang Akui Kesalahan dan Mundur dari Jabatan

INI BARU LAKI! Tak Hafal Pancasila: Ketua DPRD Lumajang Akui Kesalahan dan Mundur dari Jabatan

Denpasar | Selasa, 13 September 2022 | 11:19 WIB

Aplikasi Rekan Mudahkan Petani Tebus Pupuk di Kios

Aplikasi Rekan Mudahkan Petani Tebus Pupuk di Kios

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 10:59 WIB

Terkini

Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit

Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 20:05 WIB

Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026

Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 20:05 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas

Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:45 WIB

Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan

Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB