Dimana G30SPKI Terjadi? Ini Sejarah Singkatnya

Aulia Hafisa

Selasa, 13 September 2022 | 11:35 WIB
Dimana G30SPKI Terjadi? Ini Sejarah Singkatnya
Potret Monumen Pancasila Sakti - Dimana G30S/PKI Terjadi. (Dok. Kemdikbud)

Suara.com - Peristiwa Gerakan 30 September atau yang dikenal G30S/PKI ini menjadi peristiwa kelam yang terjadi pasca kemerdekaan Indonesia. Pada tahun 2022 ini, peristiwa G30S/PKI ini telah terjadi 57 tahun silam yang memiliki pengaruh hingga saat ini. Simak penjelasan berikut ini untuk mengetahui dimana G30SPKI terjadi.

Sebagai informasi Partai Komunis Indonesia (PKI) merupakan salah satu partai tertua dan terbesar di Indonesia pada saat itu yang merangkul para buruh, kalangan intelektual, seniman hingga petani. Bahkan, anggota PKI pada masanya mencapai 3 juta orang.

Kini, keberadaan PKI telah dihapuskan pada peralihan masa Orde Lama hingga Orde Baru. Pada tanggal 30 September 1965, peristiwa kelam terjadi di tempat-tempat yang menjadi saksi bisu pemberontakan PKI. Ada beberapa tempat yang kini menjadi museum dan monumen yang bisa dikunjungi.

1. Museum Pancasila Sakti

Museum Pancasila Sakti dikenal juga sebagai Museum Lubang Buaya. Di sini, 7 perwira Indonesia dimasukkan ke dalam sumur berdiameter 75 cm dengan kedalaman 12 meter. Pengunjung juga dapat melihat diorama yang menggambarkan kejadian naas yang menimpa 7 perwira TNI tersebut.

7 perwira tersebut ditetapkan sebagai Pahlawan Revolusi dan Pahlawan Nasional sejak disahkan UU Nomor 20 Tahun 2009. 

2. Monumen Ade Irma Suryani

Monumen ini merupakan monumen kenangan Ade Irma Suryani yang merupakan anak dari Jenderal AH Nasution, salah satu target utama dalam G30S/PKI. Ade Irma Suryani tertembak oleh Pasukan Tjakrabirawa saat ingin menjemput dan menangkap AH Nasution. Monumen ini terletak di depan Kantor Pemerintah Kota Administrasi Jakarta. 

3. Museum AH Nasution

baca juga

Museum AH Nasution menjadi saksi bisu ketika Pierre Tendean yang merupakan ajudan Jenderal AH Nasution ditangkap dan ditembak bersama Ade Irma Nasution yang kala itu berusia 5 tahun. Museum ini terletak di Jalan Teuku Umar No. 40, Menteng, Jakarta Pusat.

4. Museum Sasmitaloka Ahmad Yani

Museum ini merupakan lokasi penembakan Jenderal Ahmad Yani yang dilakukan oleh Pasukan Tjakrabirawa. Museum ini terletak di Jalan Lembang No. 58 dan Jalan Laruharhari No. 65, Menteng, Jakarta Pusat.

Demikian beberapa lokasi G30S/PKI terjadi. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Sejarah Gerakan 30 September Tahun 1965 Tragedi Berdarah Indonesia

Mengenal Sejarah Gerakan 30 September Tahun 1965 Tragedi Berdarah Indonesia

News | Selasa, 13 September 2022 | 10:51 WIB

Siapa 7 Pahlawan Revolusi yang Diculik dan Dibunuh dalam G30SPKI?

Siapa 7 Pahlawan Revolusi yang Diculik dan Dibunuh dalam G30SPKI?

News | Kamis, 08 September 2022 | 14:10 WIB

Latar Belakang G30SPKI, Menjadi Sejarah Kelam Bangsa Indonesia

Latar Belakang G30SPKI, Menjadi Sejarah Kelam Bangsa Indonesia

News | Rabu, 07 September 2022 | 08:39 WIB

Terkini

Banjir dan Longsor di Sejumlah Desa di Trenggalek, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik

Banjir dan Longsor di Sejumlah Desa di Trenggalek, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik

News | Senin, 02 November 2026 | 10:54 WIB

Jadi Pemain Kunci Borussia Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Legenda Timnas Jerman

Jadi Pemain Kunci Borussia Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Legenda Timnas Jerman

Bola | Senin, 02 November 2026 | 10:52 WIB

Ulasan Novel Bulan di Atas Istana: Kisah Cinta di Balik Riuh Istana Negara

Ulasan Novel Bulan di Atas Istana: Kisah Cinta di Balik Riuh Istana Negara

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:50 WIB

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

News | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 10:42 WIB

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 10:41 WIB

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

News | Senin, 02 November 2026 | 10:38 WIB

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 10:36 WIB

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Batam | Senin, 02 November 2026 | 10:35 WIB

×