SuaraBandungBarat.id - KDRT yang dilakukan Ferry Irawan terhadap Venna Melinda diteliti oleh seorang pakar telematika yang merasa ada kejanggalan terhadap kasus tersebut.
Pakar telematika, Febry Abimanyu mengatakan beberapa kejanggalan dalam kasus KDRT yang dialami Venna Melinda . Febry sedikit curiga terhadap barang bukti foto wajah Venna yang berlumuran darah sehabis bertengkar dengan suaminya.
"Sekarang saya menggunakan logika, apabila seseorang mengalami KDRT pasti nggak main-main makanya dia membuat bukti foto, " jelasnya
Ia juga mempertanyakan tentang jumlah foto yang hanya ada satu, sedangkan perempuan ketika difoto tidak akan mungkin sekali.
" Tapi apa iya kalau bukti foto masa fotonya cuma satu kali sebagai wanita pasti berkali-kali nggak mungkin hanya satu," ucapnya
Kemudian Febry menyoroti darah yang ada di wajah Venna yang tetesan bagian atas kecil sedangkan tetesan bawah lebar, dan tidak masuk akal.
"Darahnya keluar dari kiri sebelah kanan sebagian hilang, di bawah bibir itu kelihatan ada tiga darah keluar, darah apa yang menetes di atasnya kecil di bawahnya melebar ini ga masuk akal ," bebernya
Lalu Febry juga keheranan dengan adanya bercak darah dibaju Venna, biasanya hasil cipratan tangan dari arah depan.
" Lalu di bajunya di leher ada bercak-bercak itu dari mana? Kalau bercak di sini biasanya terjadi karena ada cipratan dari arah depan." sambungnya.
Baca Juga: Ruben Onsu Kapok Satu Panggung Bareng Betrand Peto. Apa Alasannya? Cek Disini
Selanjutnya, Kirdy Putra yang merupakan pakar pembaca ekspresi menyebut adanya ekspresi rasa lega pada wajah ibu Verrell Bramasta tlitu setelah melaporkan Ferry Irawan kepihak berwajib
"Untuk beberapa saat kita bisa melihat ada beberapa ekspresi kelegaan, senyuman ketika dia cerita ini menandakan bahwa dia sudah lepas dari kondisi yang membahayakan." tuturnya.
Sumber : Insert Live
(*)