"Onyo you keluar dulu ayah lagi gak mau ngomong," jawab Ruben.
"I liat you marah-marahin bunda yah," timpal Betrand lagi.
"Kenapa you berani ngelawan?" ujar Ruben.
"Karena I belain bunda I," ujar Betrand.
Adu mulut antara Betrand dan Ruben pun makin memanas hingga suami Sarwendah itu keluar dan membanting pintu.
Betrand yang melihat dirinya masih direkam, sempat kesal karena menurutnya peristiwa seperti itu tidak untuk dijadikan konten.
"Konten darimana orang ayah lagi marah-marah, ambil konten dimananya?" ujar Betrand.
Ruben bahkan kembali membentak Sarwendah hingga menyebutnya sengaja menangis agar dirinya disalahkan.
"Nangis, udah kaya gini nangis di depan anak biar dibelain kesannya gue yang salah aja," ujar Ruben.
Baca Juga: Santai Tanggapi Dukungan Guntur Soekarnoputra ke Ganjar, Puan Maharani: Kan yang Umumkan Ketum
"I gak suka loh kalau bunda dimarahin kayak gitu loh," timpal Betrand.
"Udah gak apa-apa onyo ini urusan orang dewasa bukan urusan anak kecil," sahut Sarwendah.
"Laki-laki itu kalau nanya sama perempuan itu yang baik," ujar Betrand.
Tidak ingin berlanjut, Sarwendah akhirnya menasihati Betrand dan menyuruhnya tidur serta tidak meniru perbuatan Ruben.
Lebih lanjut lagi, ternyata peristiwa tersebut sengaja dibuat-buat oleh Ruben dan Sarwendah untuk mengetes tingkat kepedulian Betrand kepada orangtuanya.
"Kita liat reaksi dia saat pada nonton ya," ujar Sarwendah setelah Betrand masuk kamarnya.