SuaraBandungBarat.id - Dalam Islam, masturbasi dianggap sebagai dosa besar yang harus dihindari. Namun, masih banyak orang yang menganggap hal ini sebagai sesuatu yang biasa dan tidak berbahaya Bagaimana jika seorang laki-laki sudah mempunyai istri tetapi masih melakukan masturbasi menurut pandangan Islam?
Tidak jarang ketika seorang suami ketika berada jauh dengan istri melakukan masturbasi karena gairah sedang mencapai puncak, namun ada hal yang harus diperhatikan ketika melakukan masturbasi terutama dilihat dari sisi kesehatan.
" Sebenarnya yang namanya nikah tidak bisa sendiri-sendiri, ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu terlalu sering mengeluarkan sperma dengan jarang mengeluarkan sperma. Mana yang lebih baik? Yaitu jarang mengeluarkan sperma, karena dampak terlalu sering mengeluarkan sperma misalnya melakukan masturbasi yang terlalu sering itu dampaknya terhadap kesehatan, " ungkap Ustadz Riza Muhammad dilansir dari Youtube Orami Entertaiment. Rabu, (15/02/2023)
Oleh sebab itu berhubungan intim perlu dibatasi jangan terlalu sering juga terlalu lama, sebagian jumhur ulama memperbolehkan seorang laki-laki melakukan masturbasi ketika jauh dari istri sebagai antisipasi melakukan perbuatan zina.
" Makanya berhubungan badan tetap dibatasi dalam konteks jangan telalu sering dan jangan telalu lama juga. Ketika seseorang jauh dari istri kemudian ia membutuhkan nafkah batin, bisa disiasati dengan puasa. Sebagian jumhur ulama mengatakan boleh melakukan onani untuk laki-laki ketika jauh dari istri, ketimbang melakukan perbuatan zina, " lanjutnya
Namun, untuk menghindari perbuatan masturbasi bisa disiasati dengan berpuasa, karena meninggalkan zina kecil maupun besar lebih baik.
" Menghindarkan dosa besar dengan melakukan dosa kecil masih konteksnya boleh, tetapi menghindarkan dosa lebih bagus. Kalau bisa ditahan dengan puasa, karena bagaimana pun perbuatan dosa dan maksiat baik kecil maupun besar itu akan berdampak. " tandasnya. (*)