SuaraBandungBarat.id - Masalah rumah tangga yang menimpa Venna Melinda dan Ferry Irawan memasuki babak baru.
Kasus KDRT yang diduga dialami oleh Venna Melinda memaksa kedua belah pihak untuk menunjuk kuasa hukum terbaik guna menyelesaikan perkara ini.
Venna Melinda menunjuk pengacara kondang Hotman Paris sebagai kuasa hukumnya, sementara Ferry Irawan mempercayakan masalah ini kepada tim kuasa hukum Sunan Kalijaga.
Keduanya sepakat untuk menempuh perceraian, namun pihak Ferry Irawan lah yang terlebih dahulu menggugat cerai talak Venna Melinda secara hukum ke pengadilan.
Nampak tidak puas dengan berita yang beredar mengenai perilakunya yang kasar terhadap Venna, Ferry dan tim kuasa hukumnya siap untuk membantah segala tuduhan yang dilayangkan terhadap kliennya tersebut.
Kamis, 16 Februari 2023 merupakan sidang perceraian pertama antara Venna dan Ferry.
Akan tetapi, dilansir dari Intens Investigasi Jum’at (17/2/2023), pihak termohon tidak memenuhi panggilan tersebut.
“Yang dimana tadi dalam ruang persidangan ternyata pihak termohon dalam hal ini Venna beserta kuasa hukumnya tidak hadir di persidangan hari ini,” ujar Sunan Kalijaga.
Sementara itu, pihak Ferry Irawan sudah siap dan mendatangkan sejumlah saksi seperti adik kandung serta ibunda dari Ferry Irawan.
Baca Juga: Suka Duka Agnez Mo Tinggal di Amerika, Bawa Ulekan Sampai Masak Sambal Sendiri
Ibunda Ferry Irawan bahkan sempat mengungkapkan hal mengejutkan kepada awak media tentang dugaan perlakuan kasar Venna terhadap Ferry.
“Pernah ya lagi ngambek Venna sendiri yang bilang ‘mamih aku abis kurung (Feery) di kamar seharian saya kunci dari luar,’ itu Venna sendiri yang cerita ke mami, di kunci dari luar, di sekap…” ungkap ibunda Ferry.
Tidak sampai disitu, ibunda Ferry mengungkap bahwa Ferry sendiri lah yang mengalami kekerasan di dalam hubungan rumah tangga mereka berdua.
“Pernah sih katanya, jadi bukannya Ferry yang arogan yang sering mukul, malah Ferry yang…ini pernah cerita katanya, dicakar apa diapain,” tambah ibunda Ferry.
Ibunda Ferry lantas mengungkapkan bahwa dirinya merasa sakit hati melihat anaknya diperlakukan dan dianggap buruk oleh masyarakat. (*)
Sumber: Youtube Intens Investigasi