SuaraBandungBarat.id - Menurut dr Haekal Anshari, hingga saat ini belum ada durasi seksual ideal yang disepakati bersama.
Namun pada tahun 2005 terdapat suatu hasil survei yang menunjukkan, bahwa durasi hubungan seksual yang paling banyak dipilih oleh pasangan yaitu dari 7 hingga 13 menit.
Durasi tersebut merupakan waktu yang digunakan saat penetrasi, jadi jka ada pasangan yang hanya menghabiskan waktu kurang dari dua menit, bisa dikatakan ini waktu yang sangat cepat. Tetapi, jika waktu yang digunakan sampai 30 menit, ini terlalu lama.
Lain halnya jika selama 30 menit ini, pasangan menghabiskan waktunya untuk foreplay hingga penetrasi. Dengan pembagian waktu 13 hingga 16 menit foreplay, sisanya penetrasi maka durasi ini terbilang rata-rata dan ini merupakan hasil survei pada tahun 2012.
Dilansir dari kanal YouTube Kata dokter pada Kamis (16/2/2023), perlu diketahui, bahwa durasi hubungan seksual itu ditentukan oleh kemampuan pria dalam mengendalikan ejakulasinya.
Jika prianya mengalami ejakulasi dini, maka tentunya ini mudah cepat selesai dan akan kasihan bagi wanita yang mungkin saat belum mencapai orgasmenya.
Dr Haekal mengungkapkan alasan mengapa durasi seksual sangat tergantung dari kemampuan laki-laki mengendalikan ejakulasinya, yaitu karena adanya perbedaan antara siklus respon seksual pada laki-laki dan perempuan.
Siklus respon seksual laki-laki itu dia ada empat fase:
1. Fase assigment (fase rangsangan)
2. Fase bangkitan seksual
3. Fase orgasme
4. Fase resolusi
Jadi, dengan bertambahnya usia pada laki-laki saat dia sudah mengalami orgasme, sudah ejakulasi, dia membutuhkan waktu untuk bisa kembali ereksi.
Sementara, jika usianya semakin bertambah, maka akan semakin lama juga untuk dapat ereksi lagi. Karena ini berkaitan dengan stamina tubuh, hormonal, dan sebagainya.
Kemudian, pada perempuan siklus respon seksualnya adalah:
1. Fase assigment (fase rangsangan)
2. Fase bangkitan seksual
3. Fase orgasme
4. Fase resolusi
Jika kalau wanita kembali mendapatkan rangsangan yang optimal, maka begitu wanita masuk fase resolusi dia bisa kembali terangsang dan bisa kembali orgasme lagi. Artinya, perempuan memiliki potensi untuk multi orgasme atau orgasme berkali-kali. (*)
Sumber: Kanal Youtube Kata Dokter