SuaraBandungBarat.id - Jaman modern mengharuskan manusia untuk cepat dalam berpikir, bertindak serta beradaptasi. Tanpa kemampuan ini mustahil bagi manusia untuk dapat bersaing dalam kehidupan yang semakin disruptif.
Namun, di sisi lain dampak perkembangan yang begitu massif tersebut mengakibatkan orang-orang tergesa-gesa dan diselimuti rasa was-was.
Ustaz Adi Hidayat kemudian memberikan nasihat tentang hal ini. Menurutnya, untuk keluar dari sifat was-was dan tergesa-gesa dan rasa gelisah adalah dengan mendekat kepada pilihan-pilihan zikir.
"Yang pertama adalah membangun keyakinan dengan Allah, berlindung kata Nabi dari godaan syaitan dan ada bisa mengatakan satu di antara do'a (yang bisa) dibacakan (yaitu) rabbi inni audzubika min hamajatis syayatin wa audzubika rabbi ayyahdhuruun" terangnya.
Jadi, saat hadir kegelisahan dan rasa ketergesa-gesa dan lainnya maka segera memohon kepada Allah dan berlindung kepada-Nya.
"Atau Anda pun bisa mengatakan, audzubillahiminassyaitonirrojim" lanjutnya.
"Yang kedua, Anda bisa mengisi dengan pilihan zikir seperti dengan membaca Al-Qur'an, berwudhu, bukan mushaf, menghadap kiblat dan membaca Al-Qur'an" terangnya lanjut.
Menurut UAH hal tersebut dapat melatih diri sehingga lekat dan dekat dengan kitab suci yang dapat memberikan ketenangan.
"Minimal berusaha untuk membaca dan membaca (Al-Qur'an)" lanjutnya.
Baca Juga: Hak Hidup di Konstitusi dan Bayang Hukuman Mati Ferdy Sambo
Bisa juga untuk menghilangkan hal tersebut dengan melakukan salat dan melakukan zikir-zikir.
Ia pun lantas memberikan satu Doa yang bersambung sanadnya hingga ulama-ulama dan Nabi SAW.
"Allahumma ati nafsi taqwaha wa zakkiha anta khoiru wa zakkiha anta waliyuha wa maulana, ini do'a yang sering saya (UAH) baca untuk tenang dan tentram," paparnya lebih lanjut.
Lebih jauh, ia menerangkan jika khawatirnya yang ditimbulkan karena akan bertemu dengan seseorang yang terkenal galak atau pimpinan yang super-super menakutkan.
"Maka, baca do'a Nabi Musa yang di surat Taha, Robbi sohri sodri wayassirli amri wahlul ukdatammilisani yafqahu qauli" pungkasnya.(*)
Sumber: YouTube Adi Hidayat Official