bandungbarat

Mencintai Dalam Diam dan Mendoakannya Menjadi Jodoh, Berikut Penjelasan Buya Yahya

bandungbarat Suara.Com
Kamis, 23 Februari 2023 | 20:53 WIB
Mencintai Dalam Diam dan Mendoakannya Menjadi Jodoh, Berikut Penjelasan Buya Yahya
Buya Yahya menerangkan tentang jatuh cinta dalam diam dan mendoakannya. (YouTube Al-Bahjah TV)

SuaraBandungBarat.id - Cinta dapat diungkapkan dengan banyak cara, tetapi kebanyakannya diungkapkan dengan kata-kata seperti, ‘I love u’ atau jika ingin yang lebih islami dengan ungkapan, "ana uhubbuka fillah" dan lain semacamnya.

Dan tanda orang yang mencintai adalah mendoakan keselamatannya. Seperti puisi dari Almarhum Sapardi Djoko Damono yang berkata, "Sebab aku mencintaimu oleh karenanya aku tidak akan pernah berhenti mendoakanmu".

Tetapi, bagaimana jadinya ketika kita mencintai tetapi urung diungkapkan melalui kata-kata? dalam waktu bersamaan pula mendoakannya untuk dijadikan jodoh kita?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, telah dipaparkan oleh Buya Yahya dalam salah satu ceramahnya sebagaimana kami kutip dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Pertama-tama, ia membedakan antara salat hajat (permintaan) dengan salat istikharah (meminta petunjuk). "Kalau do'a salat hajat itu meminta, kalau istikharah itu begini-begini tidak boleh mengatur Allah," terangnya.

Menuruntya do'a istikharah itu digunakan dalam keadaan ketika kita sudah melihat, mengenal dan yakin akan seseorang yang akan dijadikan pasangan kemudian meminta petunjuk dari hasil keputusannya kepada Allah.

"Istikharah tu pasrah, dari nol hatinya, yaitu bunyinya 'ya Allah! kalau ini baik untukku jadikan, kalau tidak jangan'." paparnya lebih lanjut bahwa dalam istikharah hatinya perlu sepenuhnya dikosongkan dari harapan.

"Kalau tiba-tiba (ada) orang terpesona kemudian sering mendengar kebaikan dia, hingga terpesona dan jatuh cinta, itu Allah berikan. Dia itu kalau masuk hatimu tidak pakai ketukan, dan menginginkan dia itu sah-sah saja," imbuh Buya Yahya.

Bahkan dikatakan, ketika seseorang mencintai seorang lainnya dengan catatan dibarengi hal-hal yang dilarang hingga ngenes, maka ketika ia mati ia sahid.

Baca Juga: Rekam Jejak 'Nakal' Kompol Kasranto: Jual Sabu, Uangnya Buat Nafkahi Anak Istri

"Jadi masalah cinta tidak bisa menolak, tiba-tiba (hadir) dalam hatinya. Cuma yang tidak boleh melakukan hal yang haram, maka hentikan melakukan WA dan lainnya," lanjut penjelasan Buya Yahya.

Menurut Buya ketika seseorang mencintai seorang yang lain dan tidak dibarengi dengan hal-hal yang melanggar syariat itu hal-hal yang wajar dan biasa saja.

"Kalau dalam do'a hajat itu boleh seperti, 'Ya Allah dia baik, dia soleh, jadikan dia jodohku' itu boleh, tapi dalam istikharah jangan, itu beda do'anya" jelas pimpinan pondok pesantren Al Bahjah tersebut. (*)

Sumber: YouTube Al-Bahjah TV

Kontributor: Ehsa Nagara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI