SuaraBandungBarat.id - Ada banyak cara untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan, tetapi harus berhati-hati dengan gaya berhubungan intim yang dilarang oleh Islam agar ketika melakukannya mendapatkan ridha serta pahala.
Berikut ini adalah gaya berhubungan badan yang dilarang oleh agama Islam dikutip dari Youtube Al-Fakhri Channel, diantaranya :
Pertama, Melakukan hubungan badan tanpa penutup
Hubungan intim sebaiknya tetap menggunakan penutup seperti selimut, karena jika telanjang bulat dikhawatirkan akan ada makhluk Allah yang melihatnya, seperti jin dan malaikat.
Sebagaimana dijelaskan dalam HR. Ibnu Majah " Dari Atabah bin Abdi Sulami bahwa apabila kalian mendatangi istrinya (bersenggama), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor khimar. "
Kedua, Anal Seks
Berhubungan seksual melalui lubang anus atau lebih dikenal dengan anal seks dilarang dalam Islam, karena anus menyimpan feses dan mempunyai banyak bakteri.
Dalam pandangan Islam, Rasulullah melarang ummatnya untuk melakukan hubungan intim melalui anus sebagai mana hadits dari Abi Hurairah bahwa Rasulullah bersabda " Dilaknat orang yang menyetubuhi wanita di duburnya " ( Ahmad, Abu Daud, dan Nasai)
Ketiga, Melakukan hubungan seksual ketika istri haid
Gaya hubungan seksual ketika istri sedang mengalami masa haid dilarang dalam Islam, larangan tersebut ditulis dalam Al-Qur'an yang mempunyai arti " Katakanlah : Haid itu adalah kotoran. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari perempuan di waktu haid, dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah (berhubungan badan) mereka itu di tempat yang telah diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. " (QS. al-Baqarah : 222)
Keempat, Bersetubuh sambil berdiri
Pada dasarnya berhubungan intim sambil berdiri itu tidaklah haram. Namun, hukumnya menjadi makruh karena mungkin bisa membahayakan kesehatan pasangan suami istri.
Dr. Hussein Botchway yang merupakan seorang fisioterapi di the Korle-Bu Teaching mengatakan jika bersetubuh sambil berdiri berpotensi untuk terjadinya hipertensi dan stroke.
Kelima, Tidak melakukan pemanasan
Sebelum suami istri melakukan hubungan intim, sebaiknya melakukan pemanasan terlebih dahulu. Misalnya dengan cara bercumbu, sehingga otot menjadi lebih rileks dan siap menerima penetrasi.