CEK FAKTA: NU dan Muhammadiyah Boikot PDIP Karena Hina Islam, Megawati Minta Ampun, Benarkah?

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Sabtu, 25 Februari 2023 | 07:35 WIB
CEK FAKTA: NU dan Muhammadiyah Boikot PDIP Karena Hina Islam, Megawati Minta Ampun, Benarkah?
CEK FAKTA: NU dan Muhammadiyah Boikot PDIP Karena Hina Islam, Megawati Minta Ampun, Benarkah? (YouTube/Lensa Nusantara)

Suara.com - Beredar kabar Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah memutuskan untuk memboikot PDIP di Pemilu 2024. Kabar ini dibagikan oleh akun YouTube Lensa Nusantara pada Rabu, 22 Februari 2023.

Dalam narasinya, akun ini menyebut NU dan Muhammadiyah melakukan boikot karena partai berlambang banteng itu dianggap telah menghina Islam. Penghinaan itu, kata akun Lensa Nusantara, membuat NU dan Muhammadiyah bersatu akan memboikot PDIP di pesta demokrasi mendatang.

Keputusan NU dan Muhammadiyah itu juga disebut sampai membuat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta ampun.

Adapun narasi yang dibagikan dalam thumbnail video sebagai berikut:

"MUHAMMADIYAH & NU BERSATU BOIKOT PARTAI PENGHINA ISLAM MENGGEMA."

Sedangkan judul video yang dibagikan tampak narasi berikut ini:

"BREAKING NEWS ~MEGAWATI MINTA AMPUN !! MUHAMMADIYAH & NU BERSATU SERUKAN BOIKOT PDIP DI 2024."

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran, narasi NU dan Muhammadiyah memutuskan untuk melakukan boikot kepada PDIP di Pemilu 2024 karena dinilai telah menghina Islam adalah tidak benar.

Faktanya, isi video tersebut membahas pendapat Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Fathurrahman Kamal terkait pernyataan Megawati yang menyentil ibu-ibu pengajian.

Kamil menilai bahwa ada missing point dari pernyataan Megawati, khususnya antara maksud yang diharapkan dan contoh yang diberikan.

Pendapat yang diutarakan Kamil sendiri diambil narator dari artikel Republika.co.id yang dipublikasikan pada Selasa, 21 Februari 2023. Artikel yang dimaksud berjudul "Majelis Tabligh Muhammadiyah Tanggapi Pernyataan Megawati soal Pengajian Ibu-Ibu."

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka narasi NU dan Muhammadiyah memboikot PDIP sampai membuat Megawati memohon ampun karena dinilai menghina agama Islam adalah hoaks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amalan Mempercepat Datangnya Jodoh yang Ganteng dan Cantik: Kaum Jomblo Masa Sih Belum Tahu?

Amalan Mempercepat Datangnya Jodoh yang Ganteng dan Cantik: Kaum Jomblo Masa Sih Belum Tahu?

| Sabtu, 25 Februari 2023 | 06:36 WIB

CEK FAKTA: Amanda Manopo Putuskan Jadi Mualaf Demi Jadi Istri Masa Depan Arya Saloka

CEK FAKTA: Amanda Manopo Putuskan Jadi Mualaf Demi Jadi Istri Masa Depan Arya Saloka

| Sabtu, 25 Februari 2023 | 06:27 WIB

Amalan Pembuka Rezeki Menurut Islam: Semua Hajat Terkabul dan Kebahagiaan Datang

Amalan Pembuka Rezeki Menurut Islam: Semua Hajat Terkabul dan Kebahagiaan Datang

| Sabtu, 25 Februari 2023 | 06:11 WIB

GP Ansor Adalah Organisasi Apa? Oalah Ternyata Begini Sejarahnya

GP Ansor Adalah Organisasi Apa? Oalah Ternyata Begini Sejarahnya

| Jum'at, 24 Februari 2023 | 21:46 WIB

Anak Sudah Masuk Masa Baligh? Begini Seharusnya Peran Orang Tua Bertindak

Anak Sudah Masuk Masa Baligh? Begini Seharusnya Peran Orang Tua Bertindak

| Jum'at, 24 Februari 2023 | 20:51 WIB

CEK FAKTA: Gisella Anastasia Resmi Rujuk dengan Gading Marten

CEK FAKTA: Gisella Anastasia Resmi Rujuk dengan Gading Marten

| Jum'at, 24 Februari 2023 | 20:15 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB