SuaraBandungBarat.id- Tebing setinggi 25 meter di kampung Tegalmantri RT 02/16, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat longsor pada Sabtu (25/2/2023). Akibatnya, satu rumah di kawasan tersebut mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Jarot Prasetyo menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi lantaran saluran drainase yang tidak berfungsi optimal sehingga air langsung menuju ke tebing pemukiman warga.
“Ini diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi dan kondisi tebing yang labil dan saluran drainase pembuangan air limbah hujan juga saluran pembuangan warga yang langsung menuju tebing pemukiman warga,” katanya, Sabtu (25/2/2023).
Ia menambahkan, berdasarkan keterangan saksi yang merupakan pemilik rumah yakni Ajo (70) bahwa peristiwa tersebut merupakan kali kedua selama satu pekan ini.
“Longsor terjadi dua kali yakni pada hari Jumat (24/2/2023) sekitar jam 01.00 Wib diketahui saat pulang kerja, disusul longsoran kedua pada hari Sabtu (25/2/2023 pukul 09.00 Wib,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, akibat peritiwa tersebut bagian dapur rumah milik korban terbawa longsor dan seluruh bangunan mengalami retak-retak.
“Rumah tersebut dihuni 10 jiwa yang terdiri dari 2 KK. Saksi saat itu sedang berada di dalam rumah dan terdengar suara gemuruh,” katanya.
“Selanjutnya menuju bagian belakang langsung melihat ke sumber suara setelah dilihat terjadi longsor susulan dan bagian dapur terbawa.saksi langsung melapor ke pengurus stempat RT dan RW,” Katanya.
Ia menegaskan, akibat peristiwa tersebut seluruh penghuni rumah selamat dan tidak ada korban jiwa. Namun saat ini, penghuni sudah diminta untuk mengungsi terlebih dahulu mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Baca Juga: Alasan di Balik Sifat Arogan Mario Dandy: Haus Pengakuan, Salah Pola Asuh?
“Menghimbau pemilik rumah mengungsi karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” tandasnya (*)