Kumpulan Pribahasa Sunda dan Artinya Bahasa Indonesia: Ada Silih asah, silih asuh, silih asih

bandungbarat Suara.Com
Senin, 27 Februari 2023 | 19:00 WIB
Kumpulan Pribahasa Sunda dan Artinya Bahasa Indonesia: Ada Silih asah, silih asuh, silih asih
Kumpulan Pribahasa Sunda dan Artinya Bahasa Indonesia: Ada Silih asah, silih asuh, silih asih. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

SuaraBandungBarat.id - Simak berikut ini adalah kumpulan pribahasa Sunda dan artinya bahasa Indonesia.

Pribahasa sunda adalah ungkapan bijak yang telah berkembang dalam masyarakat Sunda dan dipakai sebagai sarana untuk menyampaikan pesan moral, nasihat, dan pengalaman hidup secara singkat dan mudah diingat.

Pribahasa sunda biasanya terdiri dari satu atau dua kalimat pendek dengan kata-kata yang padat dan bermakna dalam.

Pribahasa sunda sering dipakai dalam percakapan sehari-hari sebagai bentuk ekspresi kebijaksanaan atau sebagai bentuk hiburan yang menghibur dengan lelucon dan permainan kata-kata.

Contoh Pribahasa Sunda dan Artinya Bahasa Indonesia

Berikut adalah 10 contoh pribahasa sunda beserta artinya:

·       "Loba kandel disiram, lumpat ka palang" -> Artinya: Banyak air yang dituangkan ke lampu minyak, tetapi tetap melompat ke tempat tidur. (Orang yang sangat lelah akan tidur bahkan di kondisi yang buruk sekalipun)

·       "Silih asah, silih asuh, silih asih" -> Artinya: Saling mengasah, saling mengasuh, saling mengasihi. (Kunci kesuksesan hubungan baik di antara sesama)

·       "Leungit teu ngalunturan, lulumpat teu ngalangkungan" -> Artinya: Jauh tidak akan dekat, dekat tidak akan jauh. (Tidak peduli seberapa jauh atau dekat kita, jika orang itu bukan orang yang tepat, hubungan tidak akan berkembang dengan baik)

Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Diwarnai Dua Gol Penalti, Bali United Taklukkan Persis Solo di Maguwoharjo

·       "Mata sajati teu kalawan pati" -> Artinya: Mata sejati tidak dengan uang. (Uang tidak dapat membeli kesetiaan)

·       "Keneh ka kolong langit, aya-aya wargi" -> Artinya: Di bawah langit yang sama, ada beragam orang. (Kita harus menerima perbedaan dalam masyarakat)

·       "Guru kudu ngadamel, murid kudu ngadamelan" -> Artinya: Guru harus mengajar, murid harus belajar. (Semua orang mempunyai tanggung jawab masing-masing)

·       "Kurupuk tahu bisi teu nganoh" -> Artinya: Kerupuk tahu yang kecil juga bisa dihidangkan. (Tidak perlu hal besar untuk memberikan kebahagiaan)

·       "Kudu sabaraha, kudu sabaraha, ari kasarangan boga sabaraha" -> Artinya: Harus bersabar, harus bersabar, nanti akan dapat hasil yang memuaskan. (Kesabaran adalah kunci kesuksesan)

·       "Bari nyasak pangareupan, bari nguak pangabdian" -> Artinya: Lebih baik mengasah kecerdasan, daripada hanya mengandalkan kekuatan fisik. (Kecerdasan lebih penting daripada kekuatan fisik)

·       "Kurungkeun kalepatan, nangtung kalepatan, ngeunaan kalepatan" -> Artinya: Hindari kesalahan, perbaiki kesalahan, dan pelajari dari kesalahan. (Kesalahan adalah bagian dari proses belajar)
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI