bandungbarat

Hilangkan Kebencian dengan Cara Seperti Ini Kata Buya Yahya

bandungbarat Suara.Com
Senin, 13 Maret 2023 | 15:19 WIB
Hilangkan Kebencian dengan Cara Seperti Ini Kata Buya Yahya
Potret Buya Yahya saat memaparkan ceramah tentang bahaya kebencian. (YouTube Al-Bahjah TV)

SuaraBandungBarat.id - Benci, cinta, kasih serta lain sebagainya barangkali biasa terjadi dalam kehidupan manusia. Seseorang dapat merasakan jatuh cinta tetapi di sisi lain mereka pun dapat merasakan benci yang begitu mendalam.


Kamus Besar Bahasa Indonesia sendiri mendefinisikan arti benci sebagai perasaan atau tindakan sangat tidak suka, misalnya: Sangat tidak suka kepada penjilat. Artinya ia benci terhadap perilaku para penjilat.


Lantas bagaimana jadinya jika kita membenci seseorang karena perilakunya, tetapi ketika kita telah lama tidak berinteraksi dengan dirinya kebencian itu seolah-olah hilang namun saat tetiba mengingatnya, kita menjadi benci kembali? Untuk menjawab hal tersebut berikut adalah penjelasan Buya Yahya.


Buya menggarisbawahi jika apa yang disebut dengan benci, tidak akan serta merta hilang akan tetapi kita diberi kesempatan oleh Allah di saat diberi benci ini untuk memerangi kebencian.
 
"Ia benci dalam hati memang tidak mudah untuk dihilangkan akan tapi yang wajib Anda lakukan adalah yang penting anda menyesal Anda menganggap kebencian adalah sebuah keburukan" ungkap Buya Yahya.


Namun, jika kebencian itu tetap tidak hilang namun kita menyesal dan menganggap itu sebuah keburukan maka Allah yang akan menghilangkannya. Kedua yang terpenting dan sering dilupakan adalah jangan sampai perilaku kita berubah saat membenci, hati benci tetapi kita tetap tersenyum dan sebagainya itu dapat dikatakan sebagai sebuah bentuk jihad.


"Maka, jangan sampai kebencian kita dilahirkan dalam perilaku zahir" papar Buya Yahya.


Benci dalam hati memang susah untuk dihilangkan, tetapi seorang ahli iman tidak mungkin akan terpengaruh. Bahkan ketika seseorang dijahati alangkah baiknya dibalas dengan kebaikan sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.


"Kelebihan manusia yang diberikan oleh Allah SWT itu adalah diberikan hawa nafsu kemudian dilawan," paparnya lebih lanjut.


Ia menganggap bahwa iri, dengki, benci dan sebagainya adalah perilaku yang biasa-biasa saja tetapi kelebihan yang diberikan Allah kepada manusia adalah adanya kekuatan untuk melawan hal tersebut.

Baca Juga: Kontrak Segera Habis, Ini 3 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Rizky Ridho


"Jangan sampai berkata aku tidak punya dendam, tidak punya benci, jangan bohong tetapi kelebihan kita adalah punya cara untuk melawannya dan jangan sampai terlarut dalam perilaku tersebut" lanjutnya.


Ia pun memaparkan bahwa seorang ahli iman ketika ia benci terhadap seseorang tidak berpengaruh terhadap perilaku zahirnya. (*)

Editor: Fikri Azhari 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI